• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Langkah Djarum Foundation Cetak Wirausaha Muda Lewat Kurikulum SMK Diapresiasi MenKopUKM

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 4 November 2022 - 15:05
in Ekonomi
SMK-binaan-Djarum-Foundation

MenKopUKM, Teten Masduki saat mengunjungi SMK binaan Djarum Foundation

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengapresiasi langkah Djarum Foundation melalui program Bakti Pendidikan, dalam mengembangkan dan mencetak wirausaha-wirausaha muda dan tangguh di Indonesia melalui kurikulum vokasi di beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Kudus, Jawa Tengah.

Salah satunya, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nahdlatul Ulama (NU) Banat Kudus, Jawa Tengah, yang mengembangkan kurikulum pencetakan wirausaha berupa Program Keahlian Tata Busana atau fesyen.

BacaJuga:

Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai

Tahan Banting di Tengah Konflik, Ekonomi Indonesia Masih Stabil dan Optimistis

Temuan Porcine pada Meat Bone Meal, BPJPH-Barantin Tingkatkan Pengawasan Pakan Ternak

“Lulusan dari sekolah ini tidak hanya bisa menjahit, tapi bisa menjadi desainer. Bahkan, bisa menjadi seorang entrepreneur,” kata MenKopUKM, Teten Masduki, saat mengunjungi SMK NU Banat Kudus, di Kota Kudus, Jawa Tengah, Jumat (4/11).

Baca Juga : Bangun Kemandirian UMKM, Terapkan Nilai-Nilai Pancasila

Selama ini banyak dikenal lulusan dari SMK NU Banat Kudus terjun ke dunia kerja sebagai disainer muda berbakat. Dan keberhasilan para desainer muda dari SMK NU Banat itu tak lepas dari peran Djarum Foundation yang telah memberikan pendampingan hingga pembinaan.

Hal itu juga karena SMK NU Banat Kudus sampai sejauh ini terus mengimplementasikan kurikulum dari hasil sinkronisasi dunia usaha dengan dunia industri bidang fesyen. Dengan begitu, materi yang dipelajari di sekolah diupayakan selalu sesuai dengan kebutuhan industri fesyen yang berkembang. Sehingga, lulusan yang dihasilkan akan mampu memenuhi harapan industri.

SMK NU Banat juga melakukan pengembangan Teaching Factory (TeFa), yang salah satunya dilaksanakan dengan melaksanakan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Dari PjBL, menghasilkan berbagai produk, diantaranya produk desain, produk fesyen, bahan printing, dan lain sebagainya. Produk tersebut juga dipasarkan untuk masyarakat.

Soal prestasi, misalnya saja karya Zelmira, brand fesyen milik siswi SMK NU Banat, pernah meraih beberapa penghargaan dalam bidang fesyen di ajang Grand Prix Sakura Collection Asia Students Awards 2020, yang diselenggarakan di Atrium Jewel Changi Airport, Singapura.

“Saya melihat Djarum Foundation juga sangat baik karena mengembangkan program untuk mendandani SMK-SMK yang ada melalui program Bakti Pendidikan. Mereka membantu mengembangkan kurikulum hingga infrastrukturnya,” ucap Menteri Teten.

Oleh karena itu, MenKopUKM tertarik untuk menjalin kerja sama dalam mencetak wirausaha-wirausaha muda sebagai The Future SME, khususnya di bidang fesyen. “Dari segi skill dan pola pikir bisnis, para siswa SMK NU Banat sudah sangat bagus,” kata Menteri Teten.

Terlebih lagi, KemenKopUKM kini tengah mengembangkan busana Muslim Indonesia sebagai kiblat fesyen dunia. “Kita bisa mulai seperti ini dari tingkat bangku sekolah. Saya, kira, apa yang sudah disiapkan Djarum Foundation sudah bagus,” ucap Menteri Teten.

Dalam kesempatan itu, Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation Galuh Paskamagma mengatakan para siswi SMK NU Banat mendapat pembekalan soft skills.

Para siswi dilatih mengasah kemampuan soft skills mereka sebagai seorang desainer, termasuk dalam hal berinteraksi kepada konsumen. Mulai dari menjelaskan tema yang dipilih sampai material yang digunakan agar meyakinkan konsumen untuk bertransaksi.

“Hal tersebut selaras dengan tujuan Zelmira sebagai Teaching Factory yang merupakan bagian dari proses belajar di SMK,” ucap Galuh.

Melalui metode tersebut, para siswa dituntut untuk bisa menerapkan keterampilan yang dipelajari di sekolah menjadi sebuah karya berkualitas yang dapat bersaing di pasaran.

Pada setiap proses pembuatan koleksi, brand Zelmira selalu melibatkan banyak siswa dengan keahlian yang beragam dan memiliki tenggat waktu yang ketat.

“Dengan demikian, para siswa harus bisa berkomunikasi dan berkolaborasi dan menerapkan pola pikir kreatif supaya bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan memberikan warna baru pada setiap koleksinya,” ujar Galuh.

Selain SMK NU Banat, Menteri Teten juga mengunjungi SMK Raden Umar Said Kudus (sekolah binaan Djarum Foundation), yang memiliki program Keahlian Animasi, Desain Komunikasi Visual, hingga Pengembangan Perangkat Lunak dan Game. Sekolah itu juga memiliki studio ilustrasi, ‎colouring, rendering, lightning, dan animate.

Menariknya, ‎SMK RUS hanya memberikan kurikulum esensial yang terintegrasi dengan kejuruan terkait. Contoh, kejuruan animasi mendapatkan materi pembelajaran bahasa Indonesia‎ yang berkaitan dengan sastra.

Kemudian, mata pelajaran matematika yang diberikan kepada siswa, berkaitan dengan menghitung kalkulasi ‎biaya pembuatan animasi. Jadi, mata pelajaran yang diberikan perspektifnya tetap sesuai dengan kejuruannya.

Adapun tiga kejuruan yang tinggi peminatnya adalah kejuruan pada bidang ekonomi kreatif (Ekraf), yakni animasi, desain komunikasi visual (DKV), dan pengembangan perangkat lunak dan gim ‎(PPLG)‎.

“Sekitar 90 persen siswa di sini yang belum lulus di sini, sudah diinden perusahaan,” ucap Kepala SMK Raden Umar Said, Fariduddin.

Standar Industri

Sekolah binaan Djarum Foundation lainnya yang dikunjungi Menteri Teten adalah SMK PGRI 2 Kudus. Sekolah vokasi di Kota Kudus itu mempunyai berbagai keunggulan, terutama pada jurusan Tata Boga.

Pada jurusan ini telah didukung dengan beberapa fasilitas unggul, seperti ruang praktik, gedung, dan kurikulum yang terus dikembangkan berstandar Industri.

Bahkan, keunggulan program Tata Boga SMK PGRI 2 Kudus mempunyai Teaching Factory berkelas Internasional. Salah satunya, Kitchen Theater. Suatu tempat untuk melatih dan mengembangkan softskill komunikasi siswa.

Selain itu, ada pula Resto Jiva Bestari. Resto ini menjadi laboratorium praktik siswa dan telah diterima di masyarakat umum dengan mengarah pada konsep resto fine dining hotel dan resto bintang lima.

“Seluruh pelaku kegiatan di restoran ini adalah siswa sekolah yang memiliki kemampuan setara industri,” ucap Kepala Sekolah SMK PGRI 2 Kudus Mustam Effendi. (srv)

Tags: Djarum FoundationKemenKopUKMKurikulum SMKMenKopUKM Teten MasdukiWirausaha Muda

Berita Terkait.

Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Ekonomi

Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai

Senin, 4 Mei 2026 - 22:51
Tahan Banting di Tengah Konflik, Ekonomi Indonesia Masih Stabil dan Optimistis
Ekonomi

Tahan Banting di Tengah Konflik, Ekonomi Indonesia Masih Stabil dan Optimistis

Senin, 4 Mei 2026 - 21:31
Temuan Porcine pada Meat Bone Meal, BPJPH-Barantin Tingkatkan Pengawasan Pakan Ternak
Ekonomi

Temuan Porcine pada Meat Bone Meal, BPJPH-Barantin Tingkatkan Pengawasan Pakan Ternak

Senin, 4 Mei 2026 - 19:51
ESG-IN dan IDCTA Teken MoU, Dorong Kredit Karbon RI Berbasis AI dan Blockchain
Ekonomi

ESG-IN dan IDCTA Teken MoU, Dorong Kredit Karbon RI Berbasis AI dan Blockchain

Senin, 4 Mei 2026 - 19:32
Day of The Seafarer 2026 Jadi Momentum Maritim, PUSPINEBT ICMI Jabar Beri Dukungan Penuh
Ekonomi

Day of The Seafarer 2026 Jadi Momentum Maritim, PUSPINEBT ICMI Jabar Beri Dukungan Penuh

Senin, 4 Mei 2026 - 19:19
OASE
Ekonomi

Kolaborasi Lintas Disiplin Jadi Standar Baru, LIXIL Dorong Desain Berbasis Riset

Senin, 4 Mei 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3670 shares
    Share 1468 Tweet 918
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.