Ekonomi

Fungsi APBN sebagai “Shock Absober” Dipastikan Terus Berjalan

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan fungsi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai peredam terhadap gejolak atau shock absorber terus berjalan di tengah pemulihan ekonomi nasional.

“Fungsi APBN sebagai shock absorber terus dilaksanakan dan program PCPEN (Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) ini seluruhnya dilaksanakan sesuai dengan dinamika yang ada,” ujarnya saat menyampaikan Keterangan Pers Ratas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta, Selasa (23/8), seperti dikutip Antara.

Airlangga menyebutkan dana PEN untuk sektor kesehatan telah terserap sebanyak 28,9 persen atau sebesar Rp35,4 triliun dari pagu Rp122,54 triliun yang digunakan membayar klaim pasien Covid-19, insentif tenaga kesehatan, biaya pengadaan vaksin Covid-19, perpajakan kesehatan dan dukungan anggaran belanja daerah.

Berita Terkait

Kemudian, untuk sektor perlindungan masyarakat telah digunakan sebanyak Rp82,3 triliun atau 53,2 persen dari pagu. Anggaran tersebut digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta mendanai program Kartu Sembako untuk 18,8 juta KPM.

Baca Juga: Penggunaan APBN di IKN untuk Bangun Kepercayaan Pasar

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button