Ekonomi

Bankir Pertimbangkan Konten YouTube sebagai Jaminan Kredit

INDOPOSCO.ID – Wakil Direktur Bank Danamon Honggo Widjojo Kangmasto mengatakan bahwa pejabat di bank atau bankir sedang mempertimbangkan rencana konten YouTube sebagai jaminan kredit.
“Para bankir sedang melirik, melihat dan saling belajar untuk bagaimana kita mau mengimplementasikan dan mengakomodasi ini,” katanya dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Kamis.

Honggo mengakui kebijakan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif yang meminta perbankan menerima produk kekayaan intelektual sebagai jaminan kredit tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan perbankan.

Namun sejauh ini, Bank Danamon belum mempunyai rencana untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.

“Karena ini hal baru, kami juga mengantisipasinya agak berhati-hati dan kami terus terang belum mempunyai credit guideline mengenai ini,” ucapnya.

Baca Juga: Kemenkominfo Ungkapkan Ada Belasan Platform Digital Besar Belum Daftar PSE

Ia pun menekankan bahwa dalam memberikan kredit, bank selalu melihat jaminan utama yang berupa proyek atau tujuan dari pemberian kredit itu sendiri. Jika debitur memberikan tanah, bangunan atau aset sebagai jaminan, lanjutnya, hal tersebut disebut agunan tambahan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button