Pemerintah Harus Kembali Lakukan “Operasi Pasar” Minyak Goreng

INDOPOSCO.ID – Operasi pasar murah dalam rangka menurunkan harga minyak di pasaran masih diperlukan, mengingat hingga saat ini harga minyak goreng masih tinggi. Demikian diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi VI Herman Khaeron.
“Saya kira operasi pasar minyak goreng harus kembali dilakukan,” kata Hero, sapaan akrab Herman Khaeron seperti dilansir Antara, Sabtu (12/2/2022).
Hero menjelaskan berdasarkan hasil pengecekan di pasar tradisional di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Indramayu, harga minyak goreng masih berada di kisaran Rp19.000 per liter. Bahkan stoknya pun semakin menipis, sehingga para pedagang tak bisa menjual dengan harga yang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp14.000 per liter. Untuk itu, pemerintah harus kembali turun dengan melakukan operasi pasar murah, agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng sesuai HET.
Baca Juga: Ombudsman RI Minta Segera Terapkan HET Minyak Goreng
“Dari hasil sidak di beberapa pasar tradisional, untuk minyak goreng kemasan tidak dijualbelikan, karena tidak ada. Sehingga pedagang menjual minyak goreng curah dan harganya pun tetap tinggi,” tuturnya.
Hero menambahkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan, harus turun tangan langsung, karena sampai saat ini peraturan yang mereka buat belum efektif. Bahkan minyak goreng cenderung hilang di pasaran. Padahal, produksi secara nasional bisa mencapai 50 juta liter, sementara konsumsi hanya 17 juta liter.
“Tapi nyatanya kebutuhan minyak goreng kita tak terpenuhi,” katanya. (wib)