Ekonomi

Ini Tips yang Perlu Dilakukan agar Tak Terjebak Layanan Paylater

INDOPOSCO.ID – Selaras dengan semakin populernya tren belanja online di masyarakat, penggunaan layanan paylater terlihat semakin menjamur pula. Melalui fasilitas yang ditawarkannya, yaitu berbelanja sekarang dan menunda pembayaran, membuat tak sedikit masyarakat yang tertarik menggunakan layanan tersebut.
NASIONAL
Secara garis besar, paylater memiliki cara kerja yang hampir mirip dengan kartu kredit. Namun, paylater memiliki kelebihan berupa syarat dan proses pengajuan yang ringan dan bisa diakses oleh hampir semua pengguna layanan belanja online. Bahkan, layanan tersebut sudah tersedia dan dapat dengan mudah diajukan di hampir semua e-commerce atau situs belanja online di Indonesia.

Tak hanya itu, sejumlah aplikasi dompet digital juga telah menawarkan fitur paylater untuk bisa digunakan oleh seluruh penggunanya. Hanya saja, kemudahan yang diberikan oleh layanan tersebut juga memiliki risiko untuk menimbulkan kerugian bagi penggunanya. Penyebabnya karena pengguna paylater sering kali tak mempertimbangkan jumlah belanjaan yang dibayar menggunakan layanan tersebut.

Baca Juga: Nabung Aset Crypto seperti USDT & USDC di Pintu

Berita Terkait

Menyikapi hal tersebut, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK selaku pengawas aktivitas jasa keuangan Indonesia memberikan beberapa petuah agar pemakaian paylater tidak malah menjerumuskan.

Untuk lebih jelasnya, simak 5 tips yang perlu Anda ketahui agar tak terjebak layanan paylater berikut ini.

1. Batasi Nominal Pinjaman Sesuai Kondisi Keuangan
Karena nominal pinjaman paylater harus dikembalikan di lain waktu, pengguna juga harus menyesuaikan pemakaiannya dengan kondisi keuangan. Walaupun bisa dicicil hingga beberapa kali pembayaran, pastikan nominal tagihannya termasuk dengan beban utang lainnya tidak lebih dari 30 persen penghasilan per bulan.

2. Pahami Kontrak Terkait Pembayaran atau Pelunasan Tagihan Paylater
Tidak kalah pentingnya, pengguna juga harus memahami isi kontrak layanan tersebut, khususnya terkait pembayaran atau pelunasan tagihannya. Cari tahu nominal tagihan yang harus dibayarkan nantinya dan kapan tenggat waktu pelunasannya.

Selain itu, ketahui pula metode penagihan yang dilakukan oleh pihak penyedia paylater saat pengguna tidak mampu melunasi tagihan setelah tenggat waktu yang telah ditentukan.

Biasanya, penagihan dilakukan langsung ke akun pengguna layanan tersebut dan akun tersebut akan dibekukan sementara hingga tagihan yang tertunggak berhasil dilunasi. Selama masa pembekuan tersebut, akun pengguna paylater tidak akan bisa digunakan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button