Ekonomi

Beri Fasilitas Kepabeanan, Bea Cukai Bantu Buka Lapangan Kerja di Wilayah Jateng

INDOPOSCO.ID – Melakukan berbagai upaya, Bea Cukai terus optimalkan perannya di masyarakat. Malalui pemberian berbagai fasilitas dan pelayanan di bidang kepabeanan, kali ini Bea Cukai berperan aktif membantu pemerintah dalam upaya membuka lapangan pekerjaan di Wilayah Jawa Tengah.

Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana mengungkapkan, melalui pemberian fasilitas, Bea Cukai memudahkan para pelaku usaha dari segi penghematan biaya dan efisiensi waktu pada saat impor material bahan baku serta mesin.

“Saat fasilitas ini memudahkan para pelaku usaha, maka potensi terbukanya lapangan perkerjaan akan meningkat,” imbuhnya.

Di Sleman, Yogyakarta, Kanwil Bea Cukai Jateng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan kepada PT Bumyang Glove Perdana, pada Rabu (26/12022). PT Bumyang Glove Perdana merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri sarung tangan yang berdiri di tahun 2021. Hingga saat ini perusahaan memiliki jumlah tenaga kerja sekitar 280 orang dengan kapasitas produksi mencapai 200 ribu pcs/bulan dengan tujuan ekspor ke Korea, Jepang dan Eropa.

Baca Juga: Bea Cukai Lepas Ekspor ke Amerika dan Taiwan

“Dengan diberikannya fasilitas KITE Pembebasan maka perusahaan akan memperoleh insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk dan PPN impor tidak dipungut atas impor bahan baku untuk diolah, dirakit, dipasang dan hasil produksinya diekspor,” jelas Hatta.

Selain itu, Bea Cukai Jateng dan DIY juga memberikan fasilitas izin Kawasan Berikat (KB) kepada PT Formosa Bag Indonesia, pada Selasa (25/1/2022). Perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara ini merupakan pemekaran dari PT Formosa Bag Indonesia di Grobogan, yang telah mendapat izin Kawasan Berikat di tahun 2015 dan mendapatkan predikat KB Mandiri pada tahun 2019.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button