Ekonomi

Bea Cukai Sosialisasikan Perannya ke Masyarakat dan Mahasiswa

INDOPOSCO.ID – Awali tahun 2022, Bea Cukai kembali menyosialisasikan perannya ke masyarakat. Bea Cukai menekankan berbagai hal yang sedang marak, seperti penipuan mengatasnamakan Bea Cukai, ketentuan barang kiriman, dan fasilitas kepabeanan untuk keperluan pengembangan ilmu pengetahuan.

Kepala Sub Direktorat Hubungan Masyarakat (Humas) dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana mengatakan, saat ini kegiatan jual beli dari luar negeri menjadi hal yang lumrah, namun masih banyak masyarakat yang kurang teredukasi.
“Masyarakat gemar melakukan belanja online dari luar negeri, melalui berbagai sosialisasi ini kami berupaya agar masyarakat lebih paham terkait ketentuan kepabeanan dan waspada terhadap penipuan,” kata dia, dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022).

Bea Cukai Kediri menyosialisasikan barang kiriman dari luar negeri dan penipuan mengatasnamakan Bea Cukai melalui Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL) Nganjuk, Kamis (20/1/2022).

Dalam sosialisasi ini, Bea Cukai Kediri menekankan terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 199/PMK.010/2019, bahwa tarif bea masuk untuk barang kiriman sebesar 7,5 persen dan PPN 10 persen, namun bea masuk dikecualikan untuk barang-barang yang berlaku tarif Most Favourable Nations (MFN). Bea Cukai Kediri juga menekankan kepada masyarakat terkait penipuan mengatasnamakan Bea Cukai, karena modus penipuan dengan barang kiriman terhitung marak di wilayah Kediri.

Baca Juga: Bea Cukai Gencarkan Workshop Identifikasi Pita Cukai 2022

“Masyarakat jangan mudah percaya dengan pihak yang menghubungi untuk melakukan pembayaran sejumlah uang atas barang kiriman. Apabila ragu atas tagihan yang dibebankan, hendaknya segera menghubungi Bea Cukai terdekat,” tegas Hatta.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button