Ekonomi

Minyak Turun di Asia Tertekan Pasokan OPEC+ dan Lonjakan Persediaan AS

INDOPOSCO.ID – Harga minyak melemah di sesi perdagangan Asia pada Kamis (6/1) pagi, turun dari level tertingginya dalam lebih dari sebulan karena produsen OPEC+ tetap berpegang pada rencana untuk meningkatkan produksi dan stok bahan bakar Amerika Serikat (AS) melonjak di tengah penurunan permintaan.

Patokan global minyak mentah berjangka Brent merosot 87 sen atau 1,08 persen, menjadi diperdagangkan di 79,93 dolar AS per barel pada pukul 01.54 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS kehilangan 62 sen atau 0,8 persen, menjadi diperdagangkan di 77,23 dolar AS per barel. Demikian dilaporkan Antara, Kamis (6/1/2022).

Pada Rabu (5/1/2022), kedua kontrak naik ke level tertinggi sejak akhir November. OPEC+, sebuah kelompok yang mencakup anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, Rusia dan produsen lainnya, pada Selasa (4/1/2022) sepakat untuk menambah pasokan 400.000 barel per hari (bph) pada Februari, seperti yang telah dilakukan setiap bulan sejak Agustus.

Baca Juga : Saat Pandemi Tahun Kedua, Pertamina Justru Cetak Kinerja Unggul

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button