Ekonomi

Minyak Naik Tipis di Asia, Investor Tetap Khawatir Penyebaran Omicron

INDOPOSCO.IDHarga minyak naik tipis di perdagangan Asia pada Selasa (21/12) pagi, meskipun investor tetap khawatir tentang penyebaran cepat varian virus corona Omicron secara global, mendorong negara-negara untuk mempertimbangkan lebih banyak pembatasan yang berpotensi mengurangi permintaan bahan bakar.

Minyak mentah berjangka Brent naik 9 sen atau 0,1 persen, menjadi diperdagangkan di 71,61 dolar AS per barel pada pukul 01.05 GMT. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 23 sen atau 0,3 persen, menjadi diperdagangkan di 68,84 dolar AS per barel.

Baca Juga : Minyak Anjlok, Penyebaran Cepat Omicron Redupkan Prospek Permintaan

“Tampaknya juga semakin besar kemungkinan Inggris akan memberlakukan kembali pembatasan beberapa saat setelah Boxing Day (26 Desember), karena kasus harian bergerak ke rekor tertinggi,” tulis analis dari JBC Energy dalam sebuah catatan seperti dikutip Antara, Selasa (21/12/2021).

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada Senin (20/12) bahwa ia akan memperketat pembatasan virus corona untuk memperlambat penyebaran varian Omicron jika diperlukan, setelah Belanda memulai penguncian keempat dan negara- negara Eropa lainnya mempertimbangkan pembatasan Natal.

Infeksi Omicron berlipat ganda dengan cepat di seluruh Eropa dan Amerika Serikat, berlipat ganda setiap dua atau tiga hari di London dan di tempat lain serta mengambil banyak korban di pasar keuangan, yang khawatir akan dampaknya pada pemulihan ekonomi global.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button