Ekonomi

Usai Dihajar Omicron, Wall Street Ditutup Lebih Tinggi

INDOPOSCO.ID – Sebuah reli luas mengirim Wall Street ke penutupan yang lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memulihkan kerugian selama sesi terakhir karena para pelaku pasar memburu saham- saham murah sambil mencerna implikasi dari pergeseran pandemi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 617,75 poin atau 1,82 persen, menjadi menetap di 34.639,79 poin. Indeks S&P 500 bertambah 64,06 poin atau 1,42 persen, menjadi berakhir di 4.577,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 127,27 poin atau 0, 83 persen, menjadi ditutup di 15.381,32 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup di wilayah positif, dengan sektor industri, energi dan keuangan menikmati persentase kenaikan terbesar.

Ketiga indeks utama AS naik, dengan investor lebih menyukai saham-saham yang masuk dalam kategori murah (value stocks) daripada saham- saham pertumbuhan (growth stocks), dan saham-saham berkapitalisasi kecil serta transportasi yang sensitif secara ekonomi berkinerja lebih baik daripada pasar yang lebih luas.

Dari ketiganya, indeks Dow naik paling banyak, mencatatkan persentase kenaikan satu hari tertinggi sejak 5 Maret, dengan Boeing Co memberikan dorongan terbesar untuk indeks saham-saham unggulan tersebut.

“Kami menjalani 29 hari berturut-turut di S&P 500 tanpa perubahan 1,0 persen, naik atau turun, dan lima hari kami mengalami ledakan volatilitas ini,” kata Ryan Detrick, kepala strategi pasar di LPL Financial di Charlotte, North Carolina, seperti dikutip Antara, Jumat (3/12/2021).

“Setelah penurunan dua hari terburuk dalam lebih dari setahun, kami akhirnya melihat sedikit peningkatan,” tambah Detrick.” Pembeli mulai menggigit setelah pelemahan baru-baru ini dan mendorong saham-saham lebih tinggi, tetapi ketidakpastian Omicron masih ada di luar sana.”

Ketika pemerintah-pemerintah dunia berjuang untuk menentukan bagaimana menanggapi varian Omicron Covid-19 yang muncul, Amerika Serikat akan mewajibkan perusahaan asuransi kesehatan swasta untuk menyediakan tes di rumah, sebuah kebijakan yang diharapkan mulai berlaku pada 15 Januari.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button