Ekonomi

Rupiah Diprediksi Melemah Tertekan Wacana Percepat “Tapering” The Fed

INDOPOSCO.IDNilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis, diprediksi masih lanjut melemah tertekan wacana percepatan tapering oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed.

Rupiah pagi ini bergerak melemah 18 poin atau 0,13 persen ke posisi Rp14.365 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.347 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah masih berpeluang melemah hari ini dengan wacana percepatan tapering AS,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/12/2021), seperti dikutip Antara.

Semalam, data tenaga kerja AS versi ADP dan data survei aktivitas manufaktur AS pada November menunjukkan angka yang lebih bagus dari ekspektasi.

Menurut Ariston, data ekonomi AS yang membaik bisa mendukung wacana percepatan tapering AS. Tapering yang dipercepat, artinya pengetatan moneter AS akan dimulai lebih cepat dari perkiraan sebelumnya dan hal itu mendorong penguatan dolar AS.

“Selain itu, pasar juga masih mewaspadai dampak varian Omicron. Ini bisa menekan aset berisiko seperti rupiah,” ujar Ariston.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button