• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Optimisme Masyarakat Akan Tahan Dampak “Tapering” Fed

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 3 November 2021 - 02:23
in Ekonomi
tapering

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani dalam Webinar Outlook Perekonomian Global dan Indonesia di Jakarta, Jumat (20/8/2021). Foto: Antara/Agatha Olivia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani berpendapat optimisme masyarakat akan menahan dampak pengurangan stimulus alias tapering off bank sentral AS, The Fed terhadap perekonomian Indonesia.

“Jadi masyarakat itu jangan khawatir terhadap dampak tapering Fed, karena kekhawatiran itu yang sebenarnya akan membuat ekonomi menjadi tidak pasti,” ujar Aviliani dalam INDEF TALKS yang disiarkan secara daring di Jakarta, Selasa (2/11/2021).

BacaJuga:

Daya Beli Masyarakat Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Tokoh Wanita Berpengaruh, Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Kembali Catat, Satyalancana Wira Karya 2025 Apresiasi Negara untuk Inovator PTBA

Maka dari itu, optimisme masyarakat harus bisa diseimbangkan karena perilaku masyarakat akan pengaruhi ekonomi suatu negara, baik di investasi ataupun konsumsi. ucap Aviliani.

Ia pun mencontohkan, bila suatu negara mempunyai indeks kepercayaan konsumen yang bagus, maka kecenderungannya masyarakat akan berani untuk melakukan investasi, namun bila yang terjadi adalah sebaliknya maka masyarakat akan lebih memilih menyimpan uangnya dan tidak melakukan apa-apa.

Tidak hanya dari sisi masyarakat, perilaku pemerintah dan dunia usaha juga perlu diperhatikan dalam mengantisipasi langkah tapering Fed.

Bagi Aviliani, pemerintah harus bisa memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia( BI) dan sektor lainnya karena akan pengaruhi beberapa perihal seperti tingkat impor, kebutuhan devisa, dan pembayaran utang.

“BI perlu memantau sebenarnya berapa kebutuhan untuk membayar utang atau kebutuhan untuk impor supaya bisa menjaga nilai tukar rupiah dalam kondisi tapering nantinya karena otomatis akan ada dana keluar dari domestik,” ucap dia, seperti dikutip Antara.

Dengan begitu, koordinasi yang kuat akan menjaga keseimbangan antara nilai tukar rupiah dengan suku bunga.

Sementara itu, ia beranggapan dunia usaha juga harus mempunyai andil dalam mengantisipasi dampak tapering Fed, salah satunya dengan berhenti menunggu ketidakpastian yang ada untuk mereda.

“Jadi harus inovatif dan kreatif untuk bisa menjalankan terus investasi, karena kalau menunggu tidak akan pernah ada sesuatu itu stabilnya. Kepastian itu adalah ketidakpastian,” tegas Aviliani.(mg4)

Tags: ekonomi RIIndeftaperingthe fed

Berita Terkait.

mall
Ekonomi

Daya Beli Masyarakat Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:13
tokoh
Ekonomi

Tokoh Wanita Berpengaruh, Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:47
ptba
Ekonomi

Kembali Catat, Satyalancana Wira Karya 2025 Apresiasi Negara untuk Inovator PTBA

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32
pertamina
Ekonomi

Pertamina Percepat Transformasi Energi, SLB Masuk dalam Radar Mitra Strategis

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:56
ferry
Ekonomi

Kunjungi Ponpes Habib Rizieq, Menkop: Koperasi Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:46
Pertemuan-strategis
Ekonomi

Pertamina-Apache Bahas Migas Masa Depan, Fokus Garap Reservoir Non Konvensional

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.