Pandemi Dorong Milenial Berwirausaha, Mulailah dari Hal Kecil

INDOPOSCO.ID – Situasi pandemi Covid-19 membuat banyak orang memutar otak untuk mencari peluang, yang bisa dimanfaatkan berbisnis. Mengingat ada perubahan pola konsumsi dan tren di masyarakat.
Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi mengatakan, selama masa pandemi kaum milenial telah mencoba wirausaha. Karenanya, pemerintah harus mendukung usaha yang dilakukan mereka.
“Pandemi ini mendorong milenial kita menjadi pelaku usaha. Kita harus dukung wirausaha dari milenial karena mereka kreatif, inovatif menggunakan literasi digital,” katanya saat menjadi pembicara webinar bertajuk “UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi”, yang diselenggarakan INDOPOSCO, di Hotel Aston Priority Simatupang & Conference Center Jakarta, Senin (6/9/2021).
Ia menjelaskan, beberapa hal harus disiapkan milenial menjadi wirausaha. Diantaranya, wajib mengejar passion yang dimiliki dan lakukan dari hal kecil.
“Yang harus kita dukung ialah mereka harus punya passion, semangat dorongannya. Sehingga mereka melakukan usahanya. Lakukan dari hal kecil, misalnya menjadi dropshipper, reseller, agensi,” tuturnya.
Menurutnya, pilihan bidang marketing banyak mendulang peluang. Milenial juga perlu mendapatkan mentor untuk belajar menjadi seorang wirausaha.
“Mentor sangat dibutuhkan oleh UMKM kita. Untuk bangkit dan meningkatkan produktivitasnya,” imbuhnya.
Selain itu, milenial harus berani mempromosikan diri dalam memulai suatu usaha. Dengan demikian bakal terwujud ide bisnis yang diinginkan.
“Belajar out of the box. Mereka harus kita dorong untuk aksi yang lainnya. sehingga mereka menjadi keunggulan yang beda. Siapkan visi, misi dan nilai,” ujarnya.
Pentingnya bergabung dengan komunitas, fokus pada bisnis yang ditekuni. Selanjutnya mereka belajar tanpa henti tentang literasi digital.
“60 persen penduduk ini berbasis milaniel. Jadi kita dorong untuk bisa fokus membangun bisnis. Paling penting mereka harus mendapat pembelajaran dari tahun ke tahun,” ucap Iim.
Webinar tersebut dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki selaku pembicara kunci. Narasumber lainnya adalah Anggota DPR RI Komisi VI, Melani Leimena Suharli, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM); Kepala Pimpinan Wilayah Jakarta 1 Kantor Wilayah (Kanwil) VIII Pegadaian, Mulyono. Chief Executive Officer (CEO) Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al Ittifaq, Setia Irawan selaku pelaku UMKM. (dan)