INDOPOSCO.ID – Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pembongkaran lapak yang diduga digunakan untuk transaksi serta konsumsi narkoba di Jalan Kristal Ujung, Kompleks Permata, Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2026).
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi mengatakan, bahwa penindakan tersebut didukung oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
“Kita telah meratakan seluruh lapak-lapak yang kita hitung puluhan lapak dari pintu masuk sampai lapak yang utama yang ada di pinggir kali ini,” kata Nasriadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2026).
Ia menyatakan bahwa di lapak Kampung Ambon tersebut didapati banyak barang bukti, tempat itu biasa digunakan para pelaku untuk membeli sekaligus langsung mengonsumsi narkoba di lokasi.
“Yang mereka semua terjadinya transaksi dan penggunaan narkoba ada di lapak-lapak yang ada di sekitar sini. Hari ini telah kita ratakan, semua telah kita hancurkan,” ujar Nasriadi.
Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat mengoperasikan alat berat untuk membantu proses pembongkaran gubuk narkoba yang berjumlah puluhan.
“Jadi hasil penyisiran tadi, kita menemukan bong kemudian tempat-tempat narkoba dan sisa-sisa narkoba, sekitar hampir 30 lapak. 30 lapak yang ada di wilayah yang kita gusur hari ini,” ungkap Nasriadi.
Pihak kepolisian berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam waktu dekat guna memutuskan tindak lanjut penggunaan lahan bekas penertiban tersebut.
“Kemudian ke depannya adalah kita akan berkoordinasi dengan pemerintah Kota Jakarta Barat untuk memikirkan tempat ini mau kita jadikan kita mau kita jadikan apa,” imbuhnya.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya lebih dulu menggerebek Kampung Ambon, Cengkareng dan Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat yang menjadi wilayah peredaran gelap narkoba, Jumat (9/10/2026). Dari dua lokasi, sebanyak 24 orang telah diamankan. (dan)

















