INDOPOSCO.ID – Bea Cukai menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Langkah sinergis tersebut tecermin dari serangkaian kegiatan edukasi, workshop, mini bazar, dan realisasi ekspor yang terselenggara di sejumlah wilayah, seperti Semarang, Kapuas Hulu, dan Balikpapan.
Di Semarang, Kemenkeu Satu Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan UMKM dari sektor perkebunan melalui rangkaian kegiatan Sinara Fest 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada 3 – 4 September 2026 di Gedung Keuangan Negara (GKN) I Semarang tersebut mengusung tema “Tumbuh, Tangguh, dan Naik Kelas”.
Sinara Fest 2026 menjadi wadah penguatan kapasitas dan pemberdayaan UMKM perkebunan melalui rangkaian kegiatan edukasi, workshop, dan mini bazar. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pelaku UMKM, sekaligus memperluas akses terhadap informasi, jejaring, dan peluang pengembangan usaha.
Kolaborasi serupa juga ditunjukkan oleh Bea Cukai Nanga Badau dengan Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Kapuas Hulu dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui pemberian layanan asistensi berkesinambungan (pre-export hingga post-export), pendampingan Klinik Ekspor, efisiensi prosedur kepabeanan dan penerbitan Health Certificate di PLBN Nanga Badau, serta penyediaan fasilitas Pojok UMKM di Badau sebagai pusat promosi produk unggulan.
Menurut data yang dihimpun Bea Cukai Nanga Badau, sinergi ketiga instansi tersebut menunjukkan tren positif pada komoditas unggulan perikanan air tawar. Aktivitas ekspor UMKM di perbatasan berhasil menyumbang devisa sebesar Rp4,38 miliar pada tahun 2025 dan terus berlanjut hingga mencapai Rp4 miliar per September 2026. Berdasarkan data tersebut, sektor perikanan air tawar menjadi penyokong utama capaian di mana pada tahun 2025 didominasi oleh produk ikan beku dan ikan segar.
Sementara itu, sinergi yang terjalin antara Bea Cukai Balikpapan dengan Bank Indonesia dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berhasil mengantarkan UMKM binaan merealisasikan ekspor. Hal tersebut tecermin dari pelepasan ekspor dua UMKM Binaan Bea Cukai Balikpapan, yaitu PT Bungas Food Nusantara dan Koperasi Kriya Inovasi Mandala, dalam momentum Mahligai Nusantara 2026 yang dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2026).
Kepala Kantor Bea Cukai Balikpapan, RM Agus Ekawidjaja, mengungkapkan bahwa momen ini bukan hanya tentang berapa banyak produk yang dikirim ke luar negeri. Lebih dari itu, pelepasan ekspor menjadi bagian dari proses panjang mendampingi UMKM dari tahap mengenal prosedur ekspor hingga mampu benar-benar melakukan ekspor.
Melalui sinergi berkelanjutan ini, pelaku UMKM diharapkan semakin mandiri dan mampu memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global. Langkah ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat UMKM sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah dan nasional. (ipo)















