• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KSP Kebut Jargas Gresik-Sidoarjo, 14.586 Sambungan Segera Beroperasi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 18 September 2026 - 14:27
in Ekonomi
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9/2026). Foto: Dokumen PGN

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9/2026). Foto: Dokumen PGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kantor Staf Presiden (KSP) mempercepat pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) di Kabupaten Gresik dan Sidoarjo, Jawa Timur, setelah sejumlah hambatan perizinan dituntaskan.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jargas yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut di Kabupaten Gresik, Jumat (18/9/2026).

BacaJuga:

150 Ribu Green Jobs dari Biomassa, Peluang Ekonomi Baru di Era Transisi Energi

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

Empat Dokter Australia Bikin Kasur Berbasis Riset, DrRest Resmi Masuk Indonesia

Peninjauan dilakukan di lokasi Metering Regulating Station (MRS) Jargas dan dilanjutkan dengan dialog bersama masyarakat calon penerima manfaat. Dudung didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Jargas Kementerian ESDM Agung Kuswandono, serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Herry Murahmanta.

“Pada hari ini saya memastikan untuk hadir dalam rangka kesiapan pengoperasian Jargas atau jaringan gas bumi rumah tangga yang dibangun melalui APBN di Kabupaten Gresik,” kata Dudung.

Menurutnya, percepatan pengoperasian dilakukan melalui koordinasi debottlenecking yang digelar KSP bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai hambatan yang sebelumnya mengganjal proses pengoperasian.

“Dalam proses Jargas ini, operasi bisa dilaksanakan melalui rangkaian rapat koordinasi debottlenecking oleh KSP untuk pelepasan hambatan-hambatan atau proses percepatan yang selama ini tidak berjalan atau terhambat,” ujarnya.

14.586 Sambungan Gresik-Sidoarjo

Dudung mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung target pembangunan 119.379 sambungan rumah (SR) di 15 kabupaten dan kota pada tahap 2025-2026.

Di Kabupaten Gresik, progres fisik pembangunan Jargas telah mencapai 95,4 persen, atau sekitar 4,6 persen lebih cepat dari rencana.

“Kendala perizinan selama ini yang menahan pengoperasian sudah terselesaikan. Persetujuan lingkungan hidup UKL-UPL juga telah terbit untuk kedua kabupaten, rekomendasi teknis ruas jalan Kabupaten Gresik telah dikeluarkan, dan rekomendasi teknis perlintasan sungai juga telah ditandatangani,” ujar Dudung.

Untuk Gresik, pemerintah mengalokasikan 7.363 SR, sedangkan Sidoarjo memperoleh 7.223 SR. Dengan demikian, total alokasi kedua wilayah mencapai 14.586 SR.

Di Sidoarjo, pembangunan Jargas merupakan perluasan jaringan yang sebelumnya telah beroperasi. Progres fisik pembangunan tahun ini dilaporkan mencapai 98,6 persen dan berada sesuai jadwal.

Program tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah membangun 1 juta sambungan Jargas hingga 2028. Target tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada energi serta mengurangi ketergantungan terhadap LPG.

“Kunjungan kali ini adalah tugas saya mengawal program prioritas nasional sesuai arahan Bapak Presiden, khususnya mengawal swasembada energi dan pengurangan ketergantungan pada impor LPG,” jelas Dudung.

Dorong Pengurangan Konsumsi LPG

Setelah persoalan perizinan dituntaskan, KSP meminta tahapan berikutnya segera difokuskan pada pengoperasian jaringan.

Dudung meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera menetapkan badan usaha pengelola dan menerbitkan izin usaha niaga gas bumi. Sementara itu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) diminta memastikan alokasi gas dan titik serah, sedangkan BPH Migas menyiapkan harga gas rumah tangga yang lebih murah dibandingkan LPG tabung 3 kilogram.

Pemerintah juga memperkirakan pengoperasian 14.586 sambungan rumah di Gresik dan Sidoarjo dapat menekan konsumsi LPG 3 kilogram bersubsidi sekitar 36.600 tabung per bulan. Dudung menyebut sekitar 80 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor.

Menurut dia, pemanfaatan Jargas juga diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat karena pasokan gas tersedia melalui jaringan perpipaan tanpa harus membeli atau mencari tabung LPG ketika kebutuhan muncul secara mendadak.

“Yang terpenting, harga gas melalui jaringan pipa ini lebih murah dan akan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat,” kata Dudung.

Ia juga menilai keberadaan Jargas dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengurangan beban biaya energi.

Target 1 Juta Jargas Rampung 2028

Dudung menegaskan pembangunan Jargas akan terus dilanjutkan hingga mencapai sasaran 1 juta sambungan rumah pada 2028.

“2028. 2028 selesai,” ujar Dudung saat ditanya mengenai target penyelesaian program tersebut.

Untuk mencapai target itu, KSP akan terus mengawal koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk penyelesaian perizinan, penetapan badan usaha pengelola, penerbitan izin usaha niaga gas bumi, alokasi gas dan titik serah, wilayah jaringan distribusi, serta penetapan harga gas rumah tangga.

Dudung meminta proses perizinan untuk pembangunan Jargas di wilayah berikutnya disiapkan sejak tahap perencanaan dan diproses secara paralel. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dan kesiapan pengoperasian dapat berjalan lebih cepat.

“Dukungan setiap kementerian dan lembaga terkait tetap dibutuhkan agar perizinan pada lokasi berikutnya disiapkan sejak perencanaan dan diproses secara paralel, sehingga impor LPG berkurang dan akses masyarakat terhadap energi semakin mudah,” pungkasnya.(rmn)

Tags: Dudung AbdurachmanJargasKSPPGN

Berita Terkait.

kayu
Ekonomi

150 Ribu Green Jobs dari Biomassa, Peluang Ekonomi Baru di Era Transisi Energi

Jumat, 25 September 2026 - 22:02
phr
Ekonomi

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

Jumat, 25 September 2026 - 20:12
3
Ekonomi

Empat Dokter Australia Bikin Kasur Berbasis Riset, DrRest Resmi Masuk Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 20:02
dayton
Ekonomi

Mengintip Dayton, Pemain Baru di Industri Ban Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 18:18
bc3
Ekonomi

Bea Cukai Jambi Dukung Ekspor Perdana PT Kurnia Tunggal Nugraha Usai Ditetapkan sebagai Kawasan Berikat

Jumat, 25 September 2026 - 17:07
bc2
Ekonomi

Pabrik Mainan di Tegal Buka 1.520 Lapangan Kerja, Ekonomi Daerah Ikut Tancap Gas

Jumat, 25 September 2026 - 16:06

OLAHRAGA

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 September 2026 - 17:36

INDOPOSCO.ID - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora...

SelengkapnyaDetails
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.