• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

4 Pilar Jadi Kunci Percepatan Transformasi Ekonomi Syariah Nasional

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 10 Agustus 2026 - 11:23
in Ekonomi
Ekonomi-Syariah

Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penguatan ekonomi syariah nasional dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan industri. Ekosistem yang kuat harus dilakukan secara terintegrasi dengan bertumpu pada empat pilar utama, yakni literasi, inklusi, sertifikasi halal, dan akses pembiayaan.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sutan Emir Hidayat mengatakan, pembangunan ekosistem ekonomi syariah perlu dilakukan secara menyeluruh agar pertumbuhannya mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

BacaJuga:

Trisukses Kinerja Jadi Kunci LPDB Perluas Pembiayaan dan Tekan NPL

Reformasi Kelistrikan dan PLTS Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Nilai Transaksi Capai Rp103,53 Triliun

Menurut Emir, keberhasilan ekonomi syariah tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya industri maupun pertumbuhan sektor usaha. Faktor yang tidak kalah penting adalah kemampuan masyarakat mengenali, memahami, mengakses, dan memanfaatkan berbagai produk serta layanan ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.

“Keberhasilan ekonomi syariah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan industri, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat untuk mengakses, memahami, dan memanfaatkan layanan ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Emir melalui gawai, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah pekerjaan besar untuk memastikan seluruh komponen ekosistem ekonomi syariah tumbuh secara beriringan. Salah satunya melalui percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha sehingga produk yang dihasilkan memiliki kepastian sekaligus nilai tambah.

Selain itu, peningkatan literasi juga menjadi faktor penting. Masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang memadai agar tidak hanya mengenal istilah ekonomi syariah, tetapi juga mengetahui produk, layanan, mekanisme, serta manfaat yang dapat diperoleh.

“Ekosistem ekonomi syariah hanya akan tumbuh apabila literasi, inklusi, sertifikasi halal, dan pembiayaan berkembang secara bersamaan,” jelas pria yang juga menjabat Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) tersebut.

Menurut Emir, pertumbuhan industri yang tidak dibarengi peningkatan pemahaman masyarakat berpotensi membuat manfaat ekonomi syariah belum menjangkau seluruh lapisan. Begitu pula peningkatan literasi tidak akan optimal apabila masyarakat masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses produk dan layanan syariah.

Karena itu, penguatan sinergi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan ekosistem ekonomi syariah. Pemerintah, industri, akademisi, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat perlu membangun kolaborasi agar berbagai kebijakan dan program dapat berjalan secara terintegrasi.

“Karena itu, penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi prasyarat agar manfaat ekonomi syariah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, dan mempercepat transformasi ekonomi syariah nasional,” tambahnya.

Dengan pendekatan tersebut, ekonomi syariah diharapkan tidak berhenti sebagai sektor industri, tetapi berkembang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat. Implementasinya dapat terlihat mulai dari konsumsi produk halal, pengembangan usaha, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

Pada akhirnya, kekuatan ekonomi syariah tidak hanya diukur dari seberapa besar nilai industri yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari seberapa luas masyarakat mampu mengakses dan merasakan manfaatnya.

Penguatan literasi, inklusi, sertifikasi halal, dan pembiayaan yang dibarengi kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk membawa ekonomi syariah menuju ekosistem yang lebih inklusif sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. (her)

Tags: Ekonomi SyariahIAEIKNEKS

Berita Terkait.

kris
Ekonomi

Trisukses Kinerja Jadi Kunci LPDB Perluas Pembiayaan dan Tekan NPL

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12
plts
Ekonomi

Reformasi Kelistrikan dan PLTS Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:38
Nixon
Ekonomi

Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Nilai Transaksi Capai Rp103,53 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:38
bca
Ekonomi

BCA Perkuat Literasi Finansial, Wealth Summit 2026 Diikuti 4 Juta Pengunjung Online

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:08
suahasil
Ekonomi

Suahasil Ungkap Kunci Ketahanan ASEAN: Kebijakan Kredibel dan Ekonomi Produktif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:27
phi
Ekonomi

Komunikasi Strategis Dukung Operasi Migas, PHI Sabet 5 Penghargaan AHI 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    719 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Tanggapi Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar, BTN: Klaim Harus Berdasar Bukti Hukum, Bukan Opini

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.