INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat posisi ibu kota sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Jakarta Triathlon 2026 yang akan berlangsung pada 13 September 2026 di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.
Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan 5 Abad Kota Jakarta ini memadukan tiga cabang olahraga, yakni renang, bersepeda, dan lari, sekaligus menawarkan pengalaman berkompetisi di kawasan pesisir dan ikon wisata ibu kota.
Penyelenggaraan Jakarta Triathlon 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta dengan Federasi Triathlon Indonesia (FTI) sebagai induk organisasi olahraga triathlon di Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata olahraga di Indonesia.
Ketua Umum Pengurus Provinsi FTI DKI Jakarta, Michelle Elizabeth Surjaputra, mengatakan Jakarta Triathlon 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum membangun ekosistem olahraga multisport yang semakin kuat dan berkelanjutan.
“Jakarta Triathlon 2026 bukan hanya tentang perlombaan, tetapi tentang membangun ekosistem olahraga multisport yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Event ini akan mempertemukan atlet dan komunitas dari seluruh Indonesia, sekaligus menjadi wadah lahirnya prestasi atlet Indonesia,” ujar Michelle.
Menurutnya, penyelenggaraan event tersebut juga diharapkan semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat.
Jakarta Triathlon 2026 dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan, mulai dari atlet pemula hingga atlet berpengalaman. Dengan mengusung semangat disiplin, komitmen, dan perbaikan berkelanjutan, peserta ditantang untuk melampaui batas kemampuan terbaiknya sekaligus menjadi bagian dari perayaan lima abad perjalanan Kota Jakarta.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan sektor pariwisata, hingga berkembangnya ekonomi kreatif di ibu kota.
Pada penyelenggaraannya nanti, Jakarta Triathlon 2026 akan mempertandingkan dua kategori utama, yakni Aquathlon dan Triathlon. Kategori Aquathlon yang mengombinasikan renang dan lari terbuka bagi peserta anak-anak, remaja, hingga dewasa. Sementara kategori Triathlon yang terdiri atas renang, bersepeda, dan lari dapat diikuti peserta remaja dan dewasa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi sport tourism karena didukung infrastruktur, aksesibilitas, dan ruang publik yang representatif.
“Melalui Jakarta Triathlon 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memperkenalkan daya tarik pariwisata Jakarta kepada peserta dan wisatawan. Momentum 5 Abad Jakarta menjadi kesempatan menunjukkan bahwa Jakarta mampu menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga bertaraf nasional maupun internasional,” kata Andhika.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Jakarta Triathlon 2026 diharapkan menciptakan multiplier effect bagi berbagai sektor. Kehadiran peserta, pendamping, dan wisatawan diyakini akan meningkatkan tingkat hunian hotel, kunjungan ke destinasi wisata, serta mendorong pertumbuhan pelaku UMKM, kuliner, hingga industri kreatif di Jakarta.
“Harapan kami, Jakarta Triathlon 2026 bukan hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga ruang kolaborasi yang menggerakkan ekonomi, mempromosikan destinasi wisata Jakarta, serta menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat. Ke depan, Jakarta harus semakin dikenal sebagai kota yang konsisten menghadirkan event sport tourism berkelas dunia,” tutup Andhika.
Melalui penyelenggaraan Jakarta Triathlon 2026, Pemprov DKI Jakarta optimistis citra ibu kota sebagai destinasi sport tourism akan semakin kuat. Di sisi lain, ajang ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai tuan rumah berbagai event olahraga nasional maupun internasional.(her)

















