INDOPOSCO.ID – Timnas Argentina hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar juara Piala Dunia 2026. Albiceleste akan menghadapi Spanyol pada partai final yang digelar di New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan timnya menjalani persiapan seperti biasa meski laga yang dihadapi adalah final.
“Kami mempersiapkan diri seperti biasa untuk setiap pertandingan, bersemangat untuk tampil baik dan siap menganalisis lawan kami. Kami harus berada dalam kondisi terbaik untuk mencoba dan menang,” ujar Scaloni dalam pernyataan resminya, dikutip dari Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Minggu (19/7/2026).
Scaloni menilai penampilan Argentina sepanjang turnamen sudah cukup baik. Menurutnya, keberhasilan mencapai final semakin istimewa karena karakter permainan Argentina kini sudah dipahami para lawan.
“Saya rasa kami bermain cukup baik, terlepas dari hal-hal yang selalu bisa kami tingkatkan. Kami adalah tim yang sudah dikenal baik oleh para rival kami, yang membuat pencapaian sejauh ini menjadi lebih mengesankan. Kami akan berusaha memenangkan final,” kata Scaloni.
Ia juga memastikan kondisi skuad menjelang laga penentuan cukup menggembirakan. “Pada prinsipnya semua pemain dalam kondisi baik,” jelasnya.
Mengenai Spanyol, Scaloni menilai kedua finalis memiliki filosofi permainan yang serupa karena sama-sama menjadikan penguasaan bola sebagai identitas.
“Kami adalah dua tim yang mendasarkan segalanya pada bola. Pola permainan, jelas, berputar di sekitar bola, dengan beberapa nuansa tetapi kami berpikir serupa dalam hal itu,” imbuhnya.
Meski begitu, ia menegaskan tim pelatih Argentina tidak memberikan perhatian berlebihan kepada satu lawan saja.
“Kami telah menganalisis calon lawan di Piala Dunia sejak Desember, bukan berarti kami menganalisis Spanyol lebih dari tim lain. Analisis berlebihan juga tidak baik. Kami adalah tim yang saling mengenal,” tegas Scaloni.
Scaloni menambahkan bahwa pemain hanya perlu menerima informasi yang benar-benar dibutuhkan menjelang pertandingan. “Yang terpenting adalah memberikan pemain informasi yang tepat, tetapi Anda juga harus berusaha mempelajari sebanyak mungkin tentang tim lawan,” ujar Scaloni.
Ia pun yakin Spanyol dan Argentina memang layak tampil di partai puncak. “Seratus tahun akan berlalu dan sepak bola akan tetap tentang bola, dan pemain berbakat akan membuat perbedaan. Spanyol dan Argentina telah menemukan cara bermain yang jelas dan, tanpa bermaksud meremehkan siapa pun, saya percaya mereka pantas berada di final,” kata Scaloni.
Scaloni juga memberikan apresiasi khusus kepada Lionel Messi yang kembali membawa Argentina ke final Piala Dunia di usia 39 tahun.
“Mencapai final seperti yang telah dilakukan Leo, di usianya yang sekarang, 39 tahun, sungguh luar biasa. Kita harus menghargai apa yang telah ia lakukan dan sejarah serta legenda yang ia dan kelompok pemain ini wakili, yang telah membawa kita melewati tahun-tahun yang indah,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Scaloni mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain yang terus menjaga Argentina tetap kompetitif di level tertinggi.
“Tidak mudah untuk bersaing di level ini selama bertahun-tahun; ini adalah sesuatu yang luar biasa. Kami berharap kami menang, tetapi perjalanan ini sungguh luar biasa dan menjadi contoh bagi semua orang,” tutupnya.
Final di New Jersey diprediksi berlangsung sengit. Dua tim dengan filosofi bermain yang mengutamakan penguasaan bola akan saling berhadapan demi memperebutkan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia. (her)

















