• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 12 Mei 2026 - 22:04
in Ekonomi
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa Telkom menutup kinerja perseroan tahun buku 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan nilai bagi pemegang saham. Foto: Humas PT Telkom

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa Telkom menutup kinerja perseroan tahun buku 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan nilai bagi pemegang saham. Foto: Humas PT Telkom

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menutup kinerja perseroan tahun buku 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan nilai bagi pemegang saham, seiring dengan percepatan eksekusi agenda transformasi perusahaan. Telkom mencatat net income sebesar Rp17,8 triliun dengan net income margin 12,1% sedangkan untuk normalized net income tercatat sebesar Rp22,7 triliun dengan normalized net income margin 15,4%.

Pencapaian ini diperoleh dari pendapatan konsolidasi perseroan yang tercatat sebesar Rp146,7 triliun. EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) konsolidasi perseroan tahun 2025 tercatat Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2%. Sementara normalized EBITDA tercatat sebesar Rp73,2 triliun dengan normalized EBITDA margin sebesar 49,9%.

BacaJuga:

PHR Perkuat Fasilitas Produksi, Dukung Ketahanan Energi dari Zona Rokan

BTN Buka KPR hingga 40 Tahun, Dorong Akses Hunian Masyarakat

OSL Indonesia Bawa Standar Global ke SCBD, Perkuat Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital

Sejalan dengan arah transformasi dan penguatan fundamental, perseroan mencatat Total Shareholder Return (TSR) sebesar 35,7% sepanjang 2025, yang terdiri dari capital gain sebesar 28,4% dan dividend yield 7,3%. Hal ini mencerminkan respons positif pasar terhadap eksekusi strategi transformasi Telkom, yang turut didukung oleh kebijakan pengembalian nilai kepada pemegang saham secara konsisten melalui payout ratio sebesar 89% untuk pembayaran tahun buku 2024 serta pelaksanaan program share buyback dengan nilai maksimal Rp3 triliun yang masih berlangsung hingga Mei 2026.

Akselerasi Eksekusi Strategi Transformasi TLKM 30

Di tengah tekanan kondisi makroekonomi dan tantangan yang dihadapi sektor telekomunikasi dalam beberapa tahun terakhir, Telkom terus beradaptasi dan bertransformasi baik dari sisi strategi perusahaan, model bisnis, maupun produk dan layanan.

 

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, menegaskan bahwa eksekusi strategi transformasi telah menjadi fokus utama perseroan sejak 2025. “Lewat strategi TLKM 30, Telkom memantapkan arah transformasi yang lebih terstruktur untuk mengakselerasi terwujudnya visi sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang berdaya saing global, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.”

Melalui strategi transformasi jangka menengah TLKM 30, Telkom fokus pada eksekusi empat pilar besar, pilar pertama yakni Operational & Service Excellence, sebagai upaya memperkuat prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini juga mendorong peningkatan disiplin organisasi yang berkelanjutan, termasuk budaya kerja unggul, proses yang efisien, serta peningkatan kualitas layanan untuk mendukung pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Pada pilar transformasi kedua, perseroan melakukan Streamlining sebagai strategi penataan portofolio non-core business agar perseroan dapat kembali mendorong kontribusi yang lebih optimal dan efisiensi operasional, serta meningkatkan keunggulan kompetitif pada core business di sektor telekomunikasi dan digital.

Implementasi strategi tersebut tercermin melalui proses divestasi AdMedika dan anak usahanya TelkoMedika yang telah mencapai tahap Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) menuju divestasi penuh pada akhir paruh pertama 2026. Divestasi penuh atas AdMedika dan TelkoMedika juga akan berkontribusi terhadap peningkatan arus dividen (dividend stream). Beberapa entitas dengan bisnis serupa atau tidak sesuai dengan core business di ekosistem TelkomGroup juga sedang dirampingkan.

Selanjutnya, pada pilar transformasi ketiga perseroan berfokus pada upaya peningkatan nilai tambah (Unlock Value), salah satunya melalui penguatan fondasi bisnis infrastruktur digital yaitu konektivitas fiber. Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan utilisasi aset dan memaksimalkan Return on Assets (ROA), sekaligus memperluas kontribusi Telkom dalam mendukung konektivitas nasional.

Pemisahan sebagian bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity kepada InfraNexia ditandai dengan penandatanganan Conditional Spin-off Agreement (CSA) pada Desember 2025 yang merupakan fase carve-out tahap pertama. Langkah ini juga menjadi bagian dari arah transformasi menuju strategic holding yang lebih fokus pada penguatan penciptaan nilai, pengelolaan portofolio bisnis yang lebih optimal, serta percepatan eksekusi strategi secara berkelanjutan.

Sebagai pilar transformasi keempat, Telkom tengah menjalankan Modus-operandi shift, perubahan dari operating holding menjadi strategic holding, dengan melakukan delayering untuk memperkuat fokus bisnis di empat segmen Operating Company (OpCo), yakni pada segmen B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International.

Telkom sebagai entitas strategic holding nantinya akan berfokus pada sinergi penciptaan nilai dan penguatan tata kelola antar segmen, sementara operasional bisnis dijalankan di entitas OpCo dengan lini usaha yang terfokus. Transformasi ini diharapkan semakin memperkuat fundamental perusahaan, mengharmonisasi lini bisnis sehingga tidak terjadi tumpang tindih, sekaligus meningkatkan penciptaan nilai yang berkelanjutan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Penyajian Laporan Keuangan

Sebagai tindak lanjut agenda total governance reset yang diamanatkan Danantara Indonesia, Telkom melakukan penyelarasan kebijakan akuntansi guna meningkatkan akurasi penyajian laporan keuangan, termasuk memastikan prinsip yang digunakan dalam menentukan satuan masa manfaat dan klasifikasi aset menjadi lebih tepat. Hal ini menyebabkan performa laba bersih mengalami kontraksi sebesar 9,5% YoY, sebagai dampak peningkatan beban percepatan depresiasi.

Seiring penerapan kebijakan tersebut, perseroan turut melakukan restatement atas laporan keuangan tahun 2023 dan 2024. Inisiatif ini sekaligus memperkuat praktik tata kelola yang transparan, prinsip kehati-hatian, dan disiplin dalam pengelolaan aset, sejalan dengan implementasi pilar pertama TLKM 30, yakni Operational and Service Excellence.

Pemulihan Pasar di Segmen B2C

Segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband) masih menjadi salah satu kontributor utama pendapatan perseroan. Telkomsel sebagai OpCo yang fokus pada segmen B2C berhasil membukukan pendapatan tahun buku 2025 sebesar Rp109,2 triliun secara konsolidasian. Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan digital berkualitas mendorong kenaikan signifikan trafik data sebesar 15% YoY.

Average Revenue Per User (ARPU) juga bergerak ke arah pemulihan positif yang menunjukkan kondisi pasar yang lebih stabil mulai dari paruh kedua 2025 dan diperkirakan secara bertahap akan terus meningkat, sejalan dengan kompetisi industri yang lebih sehat.

Sehingga di tahun 2026, Telkomsel akan terus fokus menjaga ARPU melalui penyesuaian harga yang tepat sasaran dan memastikan keunggulan kualitas jaringan guna menekan angka perpindahan pelanggan. Langkah ini diiringi dengan penguatan ekosistem digital agar layanan Telkomsel tetap relevan bagi masyarakat.

Di sisi lain, ekspansi layanan internet rumah kini dilakukan secara lebih tajam dengan memperhatikan kemampuan belanja masyarakat serta memastikan efektivitas pemanfaatan modal untuk menjaga pertumbuhan perusahaan yang sehat secara jangka panjang.

Kinerja Resilien pada Segmen B2B Infrastructure, International, dan B2B ICT

Pada segmen B2B Infrastructure, melalui sinergi kekuatan dan kepemilikan infrastruktur yang ekstensif, TelkomGroup terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional. Mulai dari backbone serat optik dengan total lebih dari 210.000 km, menara telekomunikasi yang tersebar di seluruh nusantara, layanan data center dan cloud, dan konektivitas satelit untuk menjangkau area blank spot dan wilayah geografis yang menantang. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan digital Indonesia yang inklusif.

Selaras dengan strategi transformasi dan penguatan posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, pendapatan perseroan dari segmen B2B Infrastructure sebesar Rp8,9 triliun, tumbuh 9,2% YoY yang ditopang oleh bisnis data center dan ekspansi bisnis fiber.

Pendapatan bisnis data center diperoleh dari dua fasilitas hyperscale data center di Cikarang dan Singapura, tiga fasilitas enterprise data center di Serpong, Surabaya dan Sentul, dan dua fasilitas co- location data center di Singapura yang seluruhnya dikelola oleh NeutraDC. Selain itu, TelkomGroup juga mengoperasikan 28 fasilitas edge data center NeuCentrIX dengan skala dan kapasitas lebih kecil guna mendukung kebutuhan layanan data center dan cloud yang lebih dekat dengan pengguna.

Pada bisnis menara telekomunikasi dan Fiber-to-the-tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp9,5 triliun dengan net income margin sebesar 22,2% dan EBITDA margin 82,2%. Kinerja tersebut didukung oleh rasio jumlah penyewa sebesar 1,57x atas kepemilikan dari sebanyak 40.230 menara telekomunikasi, yang menjadikan Mitratel sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.

Selanjutnya, pada bisnis Wholesale & International Service, perseroan berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp10,7 triliun. Hingga saat ini, TelkomGroup melalui Telin telah tergabung dalam 27 sistem kabel laut internasional.

Pada segmen B2B ICT, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp15,3 triliun yang terdiri dari bisnis Konektivitas, Manage Solution dan Digital. Dengan adanya kebijakan efisiensi pemerintah yang berdampak pada penurunan permintaan terhadap solusi korporasi, yang didominasi oleh pelanggan pemerintahan, korporasi besar, swasta, dan UKM, Telkom tetap optimistis terhadap potensi pertumbuhan dan mendorong inovasi dan penguatan kapabilitas. Salah satunya melalui layanan dan solusi Connectivity+, Cybersecurity, Artificial Intelligence (AI), serta mendorong pengembangan melalui kemitraan strategis dengan pemain teknologi global.

Pertumbuhan bisnis infrastruktur didorong oleh konsistensi TelkomGroup dalam menjaga disiplin investasi, dengan realisasi belanja modal di tahun 2025 sebesar Rp27,5 triliun atau 18,8% dari total pendapatan.

Mayoritas belanja modal sebesar 93% dialokasikan untuk perluasan infrastruktur segmen B2C, B2B Infrastructure, dan Internasional. Sementara investasi yang tersisa dialokasikan untuk mendukung pengembangan platform digital dengan tetap mengoptimalkan synergy value.

“Sepanjang tahun 2025 Telkom telah berhasil menjaga kinerja yang stabil berkat strategi transformasi TLKM 30. Di tahun 2026, Telkom berada pada fase penting dalam mengakselerasi dan melanjutkan eksekusi transformasi. Dengan disiplin operasional, kami semakin yakin dapat memperkuat daya saing dan menciptakan nilai yang berkelanjutan.

Ke depan, Telkom akan terus melangkah dengan arah yang lebih terstruktur untuk menghadirkan kinerja yang semakin solid serta memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Dian. (srv)

Tags: ElevatingYourFutureLaporan KeuanganPT Telkomtelkom

Berita Terkait.

phr
Ekonomi

PHR Perkuat Fasilitas Produksi, Dukung Ketahanan Energi dari Zona Rokan

Selasa, 29 September 2026 - 02:20
btn
Ekonomi

BTN Buka KPR hingga 40 Tahun, Dorong Akses Hunian Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 01:11
osl
Ekonomi

OSL Indonesia Bawa Standar Global ke SCBD, Perkuat Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital

Senin, 28 September 2026 - 22:22
kemendag
Ekonomi

Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

Senin, 28 September 2026 - 22:02
Terminal LNG Arun
Ekonomi

Terminal Arun Jadi Magnet Baru Bisnis LNG Asia, PAG Kembangkan Layanan GUCD

Senin, 28 September 2026 - 21:31
api
Ekonomi

Dari Pelopor APAR SNI, SERVVO Masuki Babak Baru Fire Protection Systems

Senin, 28 September 2026 - 20:54

OLAHRAGA

puan
Olahraga

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Editor Dilianto
Senin, 28 September 2026 - 22:12

INDOPOSCO.ID - Kontingen Indonesia terus menambah medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk emas dari lifter Rahmat Erwin. Ketua DPR...

SelengkapnyaDetails
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3904 shares
    Share 1562 Tweet 976
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    1098 shares
    Share 439 Tweet 275
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.