• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Industri Halal Melesat tapi Akses Pembiayaan Syariah Masih Terbatas, Ada Apa?

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 13 April 2026 - 10:41
in Gaya Hidup
Pembayaran-Syariah

Ilustrasi pembiayaan syariah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menilai integrasi antara lembaga keuangan syariah dengan industri halal di dalam negeri belum berjalan optimal.

Kondisi ini terlihat dari masih terbatasnya aliran pembiayaan dari sektor keuangan syariah ke industri halal, yang sejatinya memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.

BacaJuga:

BTS Masuk Nominasi “Artist of the Year” di American Music Awards 2026, Siap Ukir Sejarah Lagi

Inovasi Berlanjut, Mirukaku Perkuat Posisi di Industri Kecantikan

Combiphar Kampanye Pentingnya Pemenuhan Zat Besi Bagi Tubuh

Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, mengungkapkan bahwa ketidaksinkronan ini menjadi ironi di tengah besarnya peluang ekonomi halal nasional.

“Yang namanya industri halal, seharusnya dibiayai oleh keuangan syariah. Dan keuangan syariah sendiri idealnya hanya membiayai sektor yang halal. Tapi sayangnya, di Indonesia kondisi itu belum sepenuhnya terjadi,” ujar Emir melalui gawai, Senin (13/4/2026).

Menurut Emir, masalah tersebut bukan hanya soal pembiayaan, tetapi juga berkaitan erat dengan kesenjangan antara pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah dan akses nyata terhadap layanan tersebut.

Ia memaparkan, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia saat ini sudah mencapai angka yang cukup signifikan, yakni sekitar 43 persen. Namun, angka tersebut belum diikuti oleh tingkat inklusi yang memadai, yang baru berada di kisaran 13 persen.

“Ini menunjukkan adanya gap yang cukup besar. Masyarakat sudah mulai paham, tapi belum semuanya bisa mengakses layanan keuangan syariah,” jelas Emir.

Kondisi ini, lanjut Emir, menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong integrasi yang lebih kuat antara sektor keuangan syariah dan industri halal.

Ia menekankan pentingnya memperluas implementasi nilai-nilai ekonomi syariah di tengah masyarakat, agar tidak hanya berhenti pada aspek pemahaman, tetapi juga berlanjut pada penggunaan produk dan layanan.

“Kita perlu mensyariahkan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, integrasi antara industri halal dan keuangan syariah bisa tercapai, sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi secara bersamaan,” tambahnya.

Dengan potensi pasar yang besar dan mayoritas penduduk muslim, Indonesia dinilai memiliki peluang menjadi pusat ekonomi syariah global. Namun, tanpa sinergi yang kuat antara sektor keuangan dan industri halal, peluang tersebut dikhawatirkan tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. (her)

Tags: industri halalKNEKSPembiayaan Syariah

Berita Terkait.

bts
Gaya Hidup

BTS Masuk Nominasi “Artist of the Year” di American Music Awards 2026, Siap Ukir Sejarah Lagi

Kamis, 16 April 2026 - 01:15
Kosmetik
Gaya Hidup

Inovasi Berlanjut, Mirukaku Perkuat Posisi di Industri Kecantikan

Kamis, 16 April 2026 - 00:04
Combiphar Kampanye Pentingnya Pemenuhan Zat Besi Bagi Tubuh
Gaya Hidup

Combiphar Kampanye Pentingnya Pemenuhan Zat Besi Bagi Tubuh

Rabu, 15 April 2026 - 09:45
Cinlok Jadi Nyata! Ji Ye Eun dan Vata Resmi Pacaran, Berawal dari Teman Gereja
Gaya Hidup

Cinlok Jadi Nyata! Ji Ye Eun dan Vata Resmi Pacaran, Berawal dari Teman Gereja

Rabu, 15 April 2026 - 07:47
Yoo Jae Suk Tak Masuk Nominasi Baeksang 2026, Picu Kontroversi di Kalangan Penggemar
Gaya Hidup

Yoo Jae Suk Tak Masuk Nominasi Baeksang 2026, Picu Kontroversi di Kalangan Penggemar

Rabu, 15 April 2026 - 06:43
Respons Santai RM BTS “Sudah Menikah”, Bikin ARMY Heboh!
Gaya Hidup

Respons Santai RM BTS “Sudah Menikah”, Bikin ARMY Heboh!

Selasa, 14 April 2026 - 23:59

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2515 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.