• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Indonesia Gagal Juara AFF Futsal, Hector Souto Ungkap Hal yang Lebih Penting

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 13 April 2026 - 13:25
in Olahraga
Timnas-Indonesia

Timnas Futsal Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya jelang laga final Piala AFF Futsal 2026, Minggu (13/4/2026). Foto: Instagram/@souto.h

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Atmosfer Piala AFF Futsal 2026 di Nonthaburi Hall, Bangkok, menyisakan satu rasa yang sulit dijelaskan bagi Timnas Futsal Indonesia: antara kecewa dan bangga. Harapan untuk mempertahankan gelar harus pupus, tetapi cara tim ini bertarung justru menegaskan sesuatu yang lebih besar arah baru yang sedang dibangun.

Indonesia sempat membuka cerita dengan sempurna. Gol dari Andres Dwi Persada Putra pada menit ke-16 membawa keunggulan dan kepercayaan diri. Namun, pengalaman Thailand berbicara di momen krusial. Pelanggaran keenam Indonesia berbuah titik kedua, dan Itticha Praphaphan dengan dingin menyamakan skor di detik terakhir babak pertama.

BacaJuga:

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Momentum berbalik. Tendangan keras Panat Kittipanuwong memastikan Thailand unggul 2-1 skor yang bertahan hingga akhir laga sekaligus mengantar mereka meraih gelar ke-17 sepanjang sejarah turnamen.

Di balik kekalahan itu, pelatih Hector Souto justru melihat sesuatu yang jauh lebih penting daripada sekadar trofi.

“Gelar runner-up ini terasa seperti kemajuan seperti gambaran masa depan, seperti Indonesia yang terus berkembang. Ini bukan sekadar tentang hasil, melainkan tentang membangun sesuatu yang mampu bertahan lama,” kata Souto dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (13/4/2026).

“Kami berkembang dari pertandingan ke pertandingan, hingga akhirnya bersaing di final melawan Thailand, tim berpengalaman dengan enam pemain dari Piala Dunia terakhir dan satu pemain yang berlaga di liga Spanyol. Namun, kami melakukan sesuatu yang berbeda,” sambungnya.

Lebih dari sekadar strategi, Souto menekankan filosofi. Sebuah pendekatan yang tidak terjebak pada hasil instan, tetapi fokus pada identitas dan keberlanjutan tim.

“Kami membangun tim untuk memberi kesempatan, tanpa terobsesi pada hasil, tetapi dengan tuntutan yang jelas: tetap kompetitif dan menunjukkan identitas kami. Dan tim merespons dengan luar biasa, menunjukkan keseriusan, komitmen, kepribadian, dan ambisi. Ini bukan kebetulan, ini adalah proses pertumbuhan. Ini adalah masa depan,” jelasnya.

Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Indonesia kini memiliki kedalaman skuad yang lebih luas sekitar 30 pemain berada dalam radar tim nasional, menciptakan kompetisi internal yang semakin sehat.

“Saya sangat bangga kepada para pemain, staf, serta federasi yang berani bertaruh pada pengembangan futsal nasional, bahkan di turnamen penting. Kini, kami memiliki sekitar 30 pemain dalam lingkungan tim nasional yang siap bersaing untuk satu tempat, lebih banyak kompetisi, lebih banyak kualitas, dan tentu saja lebih banyak harapan untuk masa depan,” ungkap Souto.

Meski gagal mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2024, Indonesia justru meninggalkan pesan kuat: proses sedang berjalan, dan fondasi sedang dibangun.

“Indonesia sedang berkembang. Indonesia sedang bersaing. Indonesia sedang membangun identitasnya. Gelar runner-up ini adalah sebuah sinyal bahwa kami berada di arah yang benar. Dan ini… baru saja dimulai, teman-teman. Saya berjanji akan memberikan segalanya untuk perjalanan ini,” tambahnya.

Kekalahan ini mungkin menutup satu bab, tetapi bagi Indonesia, ini terasa seperti pembuka cerita yang lebih besar. (her)

Tags: AFF Futsal 2026futsalHector SoutoindonesiaThailandTimnas FutsalTimnas Futsal Indonesia

Berita Terkait.

sapta
Olahraga

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:07
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24
Messi
Olahraga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Anthony-C.-Sunarjo
Olahraga

RALB NOC Indonesia Putuskan Kongres Usai Olimpiade 2028, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:02
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol
Olahraga

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak
Olahraga

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12556 shares
    Share 5022 Tweet 3139
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3177 shares
    Share 1271 Tweet 794
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.