• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BPDP Buka Grant Riset 2026 dengan Prinsip BAIK, Dorong Inovasi Perkebunan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 13 April 2026 - 20:02
in Ekonomi
sawit

Ilustrasi - Pekerja tengah mengangkat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Pematang Raman, Kumpeh, Muarojambi, Jambi, pertengahan Februari 2019 lalu. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perkebunan nasional dengan membuka Program Grant Riset Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki dampak nyata di lapangan.

Sebagai bagian dari Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan, BPDP menargetkan riset-riset yang mampu menjawab tantangan industri sekaligus membuka peluang baru di sektor perkebunan, khususnya pada komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kakao, dan kelapa.

BacaJuga:

Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Biodiesel Terbukti Tekan Impor Solar, Hemat Devisa hingga USD10 Miliar per Tahun

Program ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor. Tak hanya itu, BPDP juga ingin mendorong terciptanya produk-produk inovatif yang memiliki nilai tambah tinggi dan mampu menembus pasar baru.

“Dukungan pendanaan riset diharapkan mampu memperkuat sektor perkebunan dari hulu hingga hilir serta memberikan manfaat bagi industri, pemerintah, hingga masyarakat,” tulis BPDP dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, BPDP membuka kesempatan bagi lembaga penelitian dan pengembangan di seluruh Indonesia untuk mengajukan proposal. Pengajuan dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi hingga batas waktu 30 Juni 2026.

Ruang lingkup penelitian yang ditawarkan pun cukup luas, mencakup bioenergi, biomaterial dan oleokimia, pangan dan kesehatan, hingga aspek sosial ekonomi dan teknologi informasi. Hal ini menunjukkan pendekatan komprehensif yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada ekosistem industri secara keseluruhan.

“Melalui berbagai bidang tersebut, BPDP mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penguatan aspek ekonomi, lingkungan, serta tata kelola industri perkebunan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam menjaga kualitas dan transparansi program, BPDP menegaskan penerapan prinsip Bersih, Akuntabel, Integritas, dan Kesempurnaan (BAIK). Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola yang profesional serta bebas dari praktik korupsi.

“Dengan dibukanya Program Grant Riset 2026, BPDP berharap partisipasi aktif dari kalangan akademisi, peneliti, dan praktisi semakin meningkat, sehingga mampu menghasilkan inovasi yang memperkuat daya saing dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia,” tambahnya.

Dengan terbukanya program ini, peluang kolaborasi lintas sektor semakin terbuka lebar, sekaligus menjadi momentum penting bagi dunia riset Indonesia untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan berkelanjutan. (her)

Tags: BPDPGrant Risetperkebunan

Berita Terkait.

menkop
Ekonomi

Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

Senin, 13 April 2026 - 20:12
ferry
Ekonomi

Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 18:18
Truk-Tangki
Ekonomi

Biodiesel Terbukti Tekan Impor Solar, Hemat Devisa hingga USD10 Miliar per Tahun

Senin, 13 April 2026 - 15:27
Komodo
Ekonomi

Pembatasan Kunjungan TN Komodo, Ketua DPD RI: Saat Ini Waktunya Tidak Tepat

Senin, 13 April 2026 - 14:36
Pengawas
Ekonomi

Dorong Ekspor Daerah, Bea Cukai Bersinergi dengan Berbagai Instansi

Senin, 13 April 2026 - 11:32
Petugas
Ekonomi

Dukung Industri Hasil Tembakau, Bea Cukai Berikan Asistensi ke Pabrik Rokok di Kabupaten Malang

Senin, 13 April 2026 - 11:12

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2491 shares
    Share 996 Tweet 623
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.