INDOPOSCO.ID – Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (P2SDM) terus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam aksi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah itu menjadi upaya strategis pemerintah mencetak agen perubahan di lini depan pelestarian lingkungan.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan, bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta perekonomian nasional.
Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2026 berpotensi datang lebih awal dengan indikasi El Nino Watch yang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan.
“Jangan tunggu api membesar untuk bertindak. Kesiapsiagaan harus dimulai dari sekarang, melalui peningkatan kesadaran, edukasi, dan aksi nyata, termasuk oleh generasi muda,” kata Rohmat Marzuki secara daring di Jakarta dikutip Kamis (9/4/2026).
Dalam perspektif penegakan hukum, Sekretaris Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Lukita Awang Nistyantara menekankan, bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan bagian dari kejahatan kehutanan yang kompleks dan sebagian besar dipicu oleh aktivitas manusia.
“Sekitar 99 persen kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh faktor manusia, baik karena kelalaian maupun kesengajaan. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan harus diperkuat melalui peningkatan kesadaran, pengawasan, serta penegakan hukum yang memberikan efek jera,” tutur Lukita Awang dalam kesempatan yang sama.
Ia menambahkan pengendalian karhutla dilakukan melalui pendekatan terpadu yang mencakup pencegahan, penanggulangan, hingga penanganan pasca kejadian, termasuk penguatan patroli, deteksi dini, serta penerapan multi-instrumen penegakan hukum secara administratif, perdata, dan pidana.
Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) Kementerian Kehutanan mengemukakan bahwa sejak berdiri awal tahun 2025 hingga saat ini program pengembangan generasi muda pelestari hutan yang dijalankan telah menjangkau ribuan peserta dari berbagai daerah. (dan)








