• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Survei Ungkap Pemudik Lebih Percaya Google Maps Ketimbang Mudikpedia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 7 April 2026 - 19:09
in Nasional
mudikpedia

Ilustrasi seorang pemudik menggunakan platform Mudikpedia saat mudik lebaran 2024 lalu. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Platform informasi mudik milik pemerintah, Mudikpedia, tampaknya masih belum berhasil merebut perhatian mayoritas pemudik pada Lebaran 2026. Meski dirancang sebagai pusat informasi perjalanan, tingkat pemanfaatannya masih tergolong rendah.

Survei terbaru dari KedaiKOPI menunjukkan bahwa hanya 19,7 persen responden yang mengaku menggunakan Mudikpedia selama periode mudik tahun ini. Temuan ini dipaparkan oleh Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, dalam survei yang digelar pada 23–30 Maret 2026 terhadap 1.101 pemudik.

BacaJuga:

Kepercayaan Makin Kokoh, 55 Persen Publik Puas Program MBG

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Menurut Ashma, rendahnya angka tersebut bukan karena kurangnya kebutuhan akan informasi perjalanan, melainkan karena pemudik sudah memiliki alternatif lain yang dianggap lebih memadai.

“Bagi yang tidak menggunakan, sebenarnya lebih kepada mereka merasa ada aplikasi lain yang bisa mensubstitusi kebutuhan yang mereka butuhkan di Mudikpedia. Jadi mereka merasa sudah cukup menggunakan Google Maps atau Waze, atau mereka merasa tidak membutuhkannya atau justru menggunakan media sosial,” kata Ashma.

Hal ini menegaskan bahwa kebiasaan dan kepercayaan terhadap platform yang sudah lama digunakan masih menjadi faktor utama dalam memilih sumber informasi perjalanan.

Di sisi lain, perjalanan mudik tahun ini juga diwarnai tantangan cuaca ekstrem yang berdampak langsung pada kondisi jalan. Mulai dari permukaan jalan yang licin hingga banyaknya lubang, situasi ini turut memperparah kemacetan di sejumlah titik.

Meski begitu, bagi sebagian kecil pemudik yang memanfaatkan Mudikpedia, platform ini tetap memiliki fungsi yang cukup spesifik. Mayoritas pengguna mengandalkannya untuk memantau kondisi lalu lintas secara terkini.

“Bagi yang menggunakan Mudikpedia, itu memang mayoritas untuk mengecek peta kemacetan, yaitu 69,1 persen atau untuk mengupdate informasi terkini soal mudik,” tutur Ashma.

Temuan lain dalam survei yang sama menunjukkan bahwa kebutuhan akan informasi real-time masih menjadi perhatian utama masyarakat. Sebanyak 53 persen responden berharap adanya perbaikan dalam manajemen lalu lintas sekaligus penyediaan informasi yang lebih cepat dan akurat.

“Lalu 53 persen masyarakat berharap manajemen lalu lintasnya bisa lebih diperbaiki dan mereka bisa lebih menerima informasi real time,” tambahnya.

Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa tantangan pemerintah bukan hanya menghadirkan platform baru, tetapi juga membangun kepercayaan dan kebiasaan pengguna agar beralih ke layanan yang disediakan. (her)

Tags: Google MapsLembaga Survei KedaiKOPIMudikpediapemudiksurvei

Berita Terkait.

mbg
Nasional

Kepercayaan Makin Kokoh, 55 Persen Publik Puas Program MBG

Senin, 13 April 2026 - 23:33
kpk
Nasional

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Senin, 13 April 2026 - 23:23
rini
Nasional

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Senin, 13 April 2026 - 22:12
usman
Nasional

Sempat Sempoyongan, Anwar Usman Pingsan usai Prosesi Wisuda Purnabakti Hakim MK

Senin, 13 April 2026 - 21:27
organik
Nasional

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 20:30
hensat
Nasional

Analisis Bukan Horoskop, Cara Publik Menyikapi Pengamat Perlu Diubah

Senin, 13 April 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2493 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.