INDOPOSCO.ID – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai modal dasar penanaman rasa percaya diri dan sikap menghargai pada anak.
Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam keterangan, Senin (6/4/2026).
Mu’ti menegaskan bahwa pembelajaran di PAUD harus mengedepankan aspek bermain untuk melatih motorik, membangun rasa bahagia akan belajar, serta mengembangkan potensi anak usia dini.
“Praktik pembelajaran di tingkat dasar juga harus menyasar pada pentingnya seluruh profesi. Tidak hanya dokter atau tentara, pendidikan di TK juga harus membuat anak ingin menjadi seorang petani atau nelayan,” ujarnya.
Terkait implementasi program Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun, Mu’ti menyebut 4 upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendukung serta menyukseskan program tersebut.
“Selain melalui Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran, kami juga melatih kompetensi dan memberikan beasiswa kepada guru TK yang belum S-1,” ungkapnya.
“Mulai 2026 ini, kami juga memberikan Program Indonesia Pintar (PIP) senilai Rp450 ribu per tahun kepada lebih dari 880 ribu murid TK,” sambungnya. (nas)








