INDOPOSCO.ID – Langkah agresif mulai disiapkan oleh BP BUMN dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Salah satu fokus terbarunya adalah pengembangan bisnis poultry (peternakan ayam) yang dinilai memiliki potensi besar di tengah tingginya permintaan masyarakat.
Di bawah dorongan Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai COO Danantara, sektor unggas dipandang sebagai peluang strategis yang tidak hanya menjanjikan secara bisnis, tetapi juga krusial bagi kemandirian pangan Indonesia.
Mengutip pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi BP BUMN pada Jumat (3/4/2026), Dony menegaskan pentingnya langkah ini.
“Pengembangan bisnis poultry ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional,” ujar Dony.
Saat ini, rencana tersebut belum masuk tahap implementasi penuh. BP BUMN masih melakukan kajian internal secara mendalam, termasuk membaca peta pasar dan pola konsumsi masyarakat Indonesia yang terus berkembang.
Pendekatan yang diambil pun tidak setengah-setengah. Analisis dilakukan secara komprehensif untuk memastikan model bisnis yang bukan hanya menguntungkan, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Ke depan, bisnis ini akan dikelola secara profesional dengan cakupan proses dari hulu hingga hilir, serta menjangkau berbagai wilayah di Indonesia,” jelasnya.
Artinya, BP BUMN tidak sekadar ingin masuk ke bisnis peternakan ayam, tetapi membangun ekosistem terintegrasi, mulai dari produksi pakan, pembibitan, budidaya, hingga distribusi ke pasar.
Jika terealisasi, langkah ini diyakini mampu memperkuat rantai pasok pangan nasional sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor.
Lebih jauh, inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang BP BUMN dalam mendorong sektor pangan agar semakin kokoh menghadapi tantangan global.
“BP BUMN mendukung langkah strategis ini agar sektor pangan nasional semakin kuat, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” tambahnya.
Dengan strategi terintegrasi dan dukungan penuh dari berbagai lini, bisnis poultry berpotensi menjadi salah satu pilar baru dalam menjaga stabilitas pangan Indonesia ke depan. (her)









