INDOPOSCO.ID – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan energi terkemuka di Asia Tenggara ini berhasil membukukan imbal hasil pemegang saham tahunan sebesar 27 persen, menjadi yang tertinggi dalam sejarah perseroan.
CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, mengatakan capaian tersebut didorong oleh keberhasilan perusahaan dalam memenuhi target operasional, baik di sektor minyak dan gas maupun ketenagalistrikan.
“Pada tahun 2025 kami membukukan kinerja yang kuat bagi Perusahaan dan pemegang saham. Total imbal hasil pemegang saham tahunan mencapai rekor 27 persen, dengan pengembalian sebesar AS$110 juta kepada pemegang saham seiring tercapainya target produksi Minyak & Gas sebesar 156 mboepd dan target penjualan listrik sebesar 4.371 GWh,” ujar Roberto dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Kinerja tersebut mencerminkan konsistensi MedcoEnergi dalam menjaga pertumbuhan bisnis di tengah dinamika sektor energi global. Produksi minyak dan gas yang mencapai 156 ribu barel setara minyak per hari (mboepd) serta penjualan listrik sebesar 4.371 GWh menjadi fondasi utama keberhasilan tersebut.
Direktur Utama MedcoEnergi, Hilmi Panigoro, turut menyampaikan apresiasinya atas pencapaian perusahaan sepanjang tahun lalu. Ia menegaskan optimisme perusahaan dalam menghadapi tahun 2026 dengan target yang lebih tinggi.
“Saya sangat puas dengan kinerja tahun 2025. Memasuki 2026, kami tetap berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, dengan target produksi Minyak & Gas dan penjualan listrik yang kembali mencatatkan rekor baru bagi Medco,” kata Hilmi.
Sebagai perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham MEDC, MedcoEnergi memiliki tiga lini bisnis utama, yakni minyak dan gas, ketenagalistrikan, serta pertambangan tembaga dan emas.
Dalam operasionalnya, MedcoEnergi fokus pada eksplorasi dan produksi minyak dan gas, khususnya di Indonesia.
“Di sektor ketenagalistrikan, perusahaan mengoperasikan berbagai pembangkit listrik berbasis gas, tenaga surya, panas bumi, hingga minihidro melalui anak usahanya, PT Medco Power Indonesia dan memiliki kepemilikan non-konsolidasi di PT Amman Mineral Internasional Tbk yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas yang besar di Indonesia,” tambahnya.
Ke depan, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan. Namun demikian, MedcoEnergi mengingatkan bahwa berbagai proyeksi dan rencana yang disampaikan merupakan pernyataan ke depan yang mengandung risiko dan ketidakpastian.
Perusahaan menekankan bahwa realisasi kinerja di masa mendatang dapat berbeda secara material dari proyeksi yang disampaikan, seiring dinamika industri dan faktor eksternal lainnya. (her)








