INDOPOSCO.ID – PLN Indonesia Power memastikan kesiapan pasokan listrik periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 melalui penguatan keandalan operasional pembangkit. Komitmen ini ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Yuliot Tanjung saat melakukan kunjungan kerja ke PLTA Saguling, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).
PLTA Saguling merupakan salah satu pembangkit strategis dalam sistem kelistrikan Jawa Barat yang berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan listrik. Dalam kunjungan tersebut, Wamen ESDM didampingi jajaran Kementerian ESDM serta manajemen PLN Group.
Rombongan disambut oleh Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Indonesia Power M. Hanafi Nur Rifai bersama Senior Manager UBP Saguling Doni Bakar yang memaparkan terkait sistem kelistrikan serta peran strategis pembangkitan PLTA Saguling dalam mendukung keandalan pasokan listrik di Jawa Barat melalui sesi _walking gallery_ .
Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi di Ruang Rapat Lantai II Power House . Dalam pemaparannya, PLN Indonesia Power menyampaikan kesiapsiagaan operasional kelistrikan dalam menghadapi periode Siaga Ramadan dan Idulfitri 2026, termasuk strategi pengamanan sistem pembangkitan, kesiapan personel operasional, serta mitigasi potensi gangguan akibat faktor cuaca dan kebencanaan yang dapat mempengaruhi operasional pembangkit.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan pentingnya menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan mobilitas pemudik.
“Sebagai perusahaan energi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, sistem kelistrikan harus dijaga dengan maksimal. Keandalan pasokan listrik sangat penting untuk mendukung kelancaran kegiatan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, termasuk bagi para pemudik agar dapat beribadah dan berkegiatan dengan nyaman,” ujarnya.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja operasional yang andal dan berkelanjutan.
“PLN Indonesia Power memastikan seluruh unit pembangkitan dalam kondisi optimal melalui penguatan operational excellence, manajemen risiko yang terukur, serta optimalisasi aset,” katanya.
Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke ruang kendali utama ( control room ) untuk melihat secara langsung proses pengendalian operasional pembangkit yang berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan.
Sebagai bentuk apresiasi, Wakil Menteri ESDM juga menyerahkan bingkisan kepada petugas siaga sebagai penghargaan atas dedikasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
Dengan langkah ini, PLN Indonesia Power menegaskan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan listrik nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, guna memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal bagi masyarakat. (srv)








