INDOPOSCO.ID – Upaya menjaga denyut produksi minyak nasional terus digencarkan oleh PT Pertamina EP (PEP) Zona 4. Salah satu strategi yang kini diandalkan adalah melakukan workover pada puluhan sumur eksisting—sebuah langkah teknis yang terbukti mampu menghidupkan kembali potensi produksi yang mulai menurun.
Sebanyak 51 sumur menjadi target dalam program kerja ulang ini. Workover sendiri merupakan proses rekayasa teknis pada sumur yang telah berproduksi, dengan tujuan memperbaiki performa hingga membuka peluang produksi baru dari lapisan berbeda di kedalaman yang sama.
Melalui pendekatan ini, sumur yang sebelumnya mengalami penurunan bahkan berhenti produksi dapat kembali berkontribusi. Beberapa sumur seperti BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23 yang sempat berstatus idle dan suspend kini kembali menunjukkan produktivitasnya.
“Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah. Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
Hasilnya pun tidak main-main. Sepanjang 2025, program workover di Zona 4 mampu menghasilkan tambahan produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD). Angka ini menjadi bukti bahwa optimalisasi aset yang sudah ada tetap bisa menjadi tulang punggung produksi.
Ke depan, langkah ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Dengan memaksimalkan sumur-sumur eksisting, PEP Zona 4 berharap dapat menjaga stabilitas produksi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
“PEP Zona 4 akan terus melakukan kegiatan workover untuk memastikan sumur-sumur eksisting tetap dapat berproduksi optimal dan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional,” tambahnya. (her)









