INDOPOSCO.ID – Pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
“Langkah ini jadi strategi pemerataan kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Sandro Mihradi dalam keterangan, Sabtu (28/3/2026).
Ia menegaskan, KIP Kuliah merupakan wujud keberpihakan negara dalam menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan. Menurutnya, program ini tidak sekadar bantuan biaya, tetapi juga investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Melalui KIP Kuliah, negara hadir untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang generasi muda meraih cita-cita,” ujar Sandro.
Melalui program ini, masih ujar dia, pemerintah menanggung biaya pendidikan, sekaligus memberikan bantuan biaya hidup. Agar mahasiswa dapat fokus belajar tanpa terbebani persoalan ekonomi.
“Besaran bantuan biaya hidup dibagi dalam beberapa klaster, mulai Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan dan disalurkan langsung ke rekening penerima,” bebernya.
Diketahui, pada 2026 ini penetapan penerima KIP Kuliah diperkuat dengan penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), tujuannya untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan transparansi. Sistem KIP Kuliah juga telah terintegrasi dengan platform Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk memudahkan sinkronisasi data.
SNBT dan KIP Kuliah merupakan dua proses berbeda. SNBT adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi, sedangkan KIP Kuliah merupakan skema pembiayaan. Calon mahasiswa tetap harus dinyatakan lulus SNBT sebelum ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah melalui proses verifikasi perguruan tinggi.
Dan pendaftaran KIP Kuliah dilakukan secara daring melalui SIM KIP Kuliah dan mengikuti jadwal seleksi nasional. Untuk jalur SNBT 2026, pendaftaran berlangsung pada 25 Maret hingga 7 April 2026. (nas)








