INDOPOSCO.ID – Komitmen terhadap keberlanjutan kembali ditegaskan PT Bank Central Asia Tbk dengan ambil bagian dalam Earth Hour 2026. Di tengah tantangan global, termasuk dinamika geopolitik yang memengaruhi sektor energi, momentum ini dimanfaatkan BCA untuk terus menajamkan efisiensi energi dalam operasionalnya.
Pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat, BCA akan mematikan lampu dan perangkat elektronik non-esensial di kantor pusat hingga jaringan cabangnya di seluruh Indonesia. Meski begitu, layanan penting seperti perbankan digital dan jaringan ATM tetap berjalan normal, memastikan aktivitas nasabah tidak terganggu.
Partisipasi ini bukan hal baru bagi BCA. Sejak 2019, bank swasta terbesar di Indonesia ini konsisten ikut serta dalam gerakan global tersebut. Bahkan, pada peringatan tahun lalu, sebanyak 962 kantor BCA turut ambil bagian dalam aksi pemadaman selama satu jam.
Lebih dari sekadar simbol, langkah ini menjadi bagian dari strategi efisiensi energi jangka panjang. Hal tersebut terlihat dari penurunan intensitas konsumsi listrik perusahaan yang mencapai 131 kWh/m² sepanjang 2025—angka yang menunjukkan tren positif dalam pengelolaan energi.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan refleksi dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Partisipasi BCA dalam Earth Hour tidak sekadar aksi tahunan semata, melainkan langkah nyata dalam mendukung ketahanan energi dan mengantisipasi perubahan iklim. Kami ingin kontribusi ini juga semakin banyak diikuti oleh banyak pihak dengan harapan memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga bumi ini,” jelas Hera dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).
Tak berhenti di internal perusahaan, BCA juga mengajak masyarakat luas untuk ikut ambil bagian. Melalui kampanye digital bertagar #IniAksiku dan #SatuJamUntukBumi, ajakan tersebut ditujukan kepada karyawan, nasabah, hingga komunitas.
“BCA juga ingin mendorong individu, komunitas, dan nasabah menjadi bagian dari perubahan untuk dunia yang berkelanjutan. Kesadaran untuk mematikan lampu serta peralatan elektronik selama satu jam saja jika dilakukan secara bersama-sama akan berdampak sangat besar bagi perbaikan lingkungan,” tutupnya. (her)









