• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
in Nusantara
Jajaran Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah daerah, dan aparat setempat dalam upaya mediasi kelompok masyarakat yang terlibat konflik antar kampung di Adonara, Kabupaten Flores Timur. Foto: ANTARA/HO-Dinas Koperasi NTT

Jajaran Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah daerah, dan aparat setempat dalam upaya mediasi kelompok masyarakat yang terlibat konflik antar kampung di Adonara, Kabupaten Flores Timur. Foto: ANTARA/HO-Dinas Koperasi NTT

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) memastikan bentrok antarwarga di Adonara, Kabupaten Flores Timur, tidak berkaitan dengan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), melainkan akibat konflik lama terkait klaim tanah ulayat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, Linus Lusi, menjelaskan konflik tersebut merupakan perselisihan antarwarga yang sudah berlangsung lama dan belum terselesaikan hingga sekarang.

BacaJuga:

Bermagnitudo 4,3, Pusat Gempa di Sumba Timur di Darat Kedalaman 20 Km

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

“Ini adalah konflik antar warga yang sudah berlangsung sangat lama dan turun-temurun yang belum terselesaikan hingga sekarang. Masing-masing mengklaim tanah tersebut sebagai miliknya,” katanya, Rabu (25/3/2026).

Konflik Tanah Ulayat Sudah Turun-temurun

Sebelumnya, beredar informasi bahwa bentrok antara warga Desa Bele, Desa Waiburak, dan Desa Narasaosina (Lewonara), Kecamatan Adonara Timur, dipicu oleh rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di lokasi tersebut.

Namun, pemerintah provinsi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembangunan koperasi di desa tersebut.

Linus menegaskan pembangunan Kopdes Merah Putih hanya bisa dilakukan di lahan yang statusnya clean and clear atau tidak dalam sengketa.

“Kami tidak akan mencari tanah yang berstatus sengketa untuk pembangunan Kopdes Merah Putih,” tegasnya.

Pemerintah Turun Tangan Mediasi Konflik

Pasca bentrok antarwarga, Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johanis Asadoma langsung menugaskan tim pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda untuk turun ke lokasi guna melakukan mediasi dan upaya perdamaian.

Proses penyelesaian konflik saat ini dilakukan melalui mediasi dengan melibatkan tokoh masyarakat dari kedua desa yang bertikai.

Pemerintah berharap konflik tersebut dapat diselesaikan secara damai dan bijak demi menjaga keamanan serta hubungan sosial masyarakat di wilayah Adonara.

Bentrok Sebabkan Rumah Terbakar

Sebelumnya, bentrok antarwarga di Adonara menyebabkan sejumlah rumah terbakar dan menimbulkan kepanikan warga. Untuk mengamankan situasi, Polda NTT mengerahkan satu peleton Brimob dari Maumere guna membantu pengamanan di lokasi konflik.

Pemerintah daerah berharap konflik lama terkait tanah ulayat tersebut dapat segera diselesaikan agar tidak kembali memicu bentrokan di masa mendatang. (dam)

Tags: Bentrok AdonaraKonflik Tanah Ulayatntt

Berita Terkait.

Gempa-SUmba-Timur
Nusantara

Bermagnitudo 4,3, Pusat Gempa di Sumba Timur di Darat Kedalaman 20 Km

Minggu, 12 April 2026 - 07:49
Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri
Nusantara

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26
Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Sabtu, 11 April 2026 - 08:16
BB
Nusantara

Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Puluhan Nelayan

Jumat, 10 April 2026 - 19:41
Petugas
Nusantara

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Jumat, 10 April 2026 - 18:10
bc
Nusantara

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545 Ribu Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp886 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1739 shares
    Share 696 Tweet 435
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.