INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian untuk lebih cepat dalam menanggapi laporan masyarakat guna mencegah maraknya aksi main hakim sendiri.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya berbagai tindakan yang melibatkan kekerasan di tengah masyarakat, mulai dari vandalisme hingga aksi penyerangan terhadap pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum.
“Fenomena ini terlihat dari berbagai kejadian di sejumlah daerah, termasuk aksi pelemparan petasan hingga penyerangan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum,” ujar Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Menurut politisi dari Partai NasDem itu, aksi main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Namun, ia menilai fenomena tersebut kerap dipicu oleh rasa frustrasi masyarakat terhadap lambannya respons aparat dalam menangani laporan.
“Masyarakat sudah geram akan tindak kriminal yang dilaporkan, namun tidak segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kemungkinan adanya oknum yang melakukan pembiaran, bahkan dugaan praktik “deal-dealan” dengan pelaku kejahatan. Kondisi ini, kata Sahroni, semakin memicu kemarahan warga hingga berujung pada aksi vandalisme dan kekerasan.
Untuk itu, Sahroni mendorong kepolisian agar lebih responsif serta aktif menggandeng masyarakat yang memiliki informasi terkait tindak kejahatan guna mempercepat proses pengusutan.
“Saya minta aparat cepat tanggap dalam menindaklanjuti laporan warga karena laporan masyarakat justru sangat membantu kinerja aparat,” tegasnya.
Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri dan tetap mempercayakan penegakan hukum kepada aparat. Menurutnya, sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung turut menyoroti maraknya aksi pelemparan petasan terhadap toko penjual tramadol di sejumlah wilayah, termasuk Tanah Abang.
Ia menegaskan masyarakat tidak perlu bertindak sendiri dalam menghadapi dugaan tindak kriminal.
“Tidak perlu main hakim sendiri, percayakan kepada kami, pasti kami tindak tegas,” ujar Reynold.
Reynold juga memastikan pihak kepolisian telah mengambil langkah tegas terhadap pelaku peredaran obat terlarang, termasuk penindakan di kawasan Tanah Abang.
“Siapapun orangnya, pasti kita tindak. Kemarin itu langsung kita tindak, Tanah Abang itu. Langsung naik, langsung kita tegas,” pungkasnya. (dil)









