INDOPOSCO.ID – Evaluasi pasca-pemberlakuan rekayasa lalu lintas di Tol Trans Jawa menunjukkan hasil positif bagi kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Meski Korlantas Polri telah menghentikan sistem one way dan contraflow pada 20 Maret lalu, kebijakan tersebut terbukti efektif mempercepat mobilitas masyarakat secara signifikan.
Salah seorang pemudik asal Bekasi, Edward (38), mengapresiasi efektivitas rekayasa lalu lintas tahun ini yang dinilai membawa perubahan besar terhadap kelancaran arus menuju Purwakarta.
“Kebijakan yang sangat bagus dan efisien untuk menetralisir kepadatan, pengurangan penumpukan-penumpukan. Saya lihat termasuk di rest area ini lumayan sangat lancar, terkendali. Dengan adanya one way itu sangat efektif,” kata Edward kepada wartawan di Tol Japek dikutip Senin (23/3/2026).
Ia mengakui adanya perubahan signifikan pada pengalaman mudiknya kali ini, yang dirasakannya jauh lebih lancar dan minim hambatan jika disandingkan dengan perjalanannya di masa lalu.
“Mudik tahun ini sangat berbeda sekali, saya rasakan tahun ini sangat meningkat, lebih lancar, lebih bagus dan pelayanan aparat kita juga saya lihat dengan antusias di jalanan tegap semua,” tutur Edward.
Hal serupa disampaikan Gugun, pemudik dari Jakarta menuju Bandung, yang merasakan manfaat langsung dari kebijakan contraflow. Ia menilai kebijakan tersebut dapat mempersingkat waktu perjalanan.
“Cukup baik untuk pemerintah saat ini, jadi memperlancar arus lalu lintas dan mempersingkat waktu tempuh yang biasanya macet, dengan adanya contraflow ini sangat positif bagi saya terutama untuk mempercepat durasi perjalanan,” jelas Gugun.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebut lalu lintas pada hari perayaan Lebaran 2026 terkendali meski mobilitas tinggi. Diketahui arus mudik tahun ini ada peningkatan mencapai 4,62 persen. “Update terakhir lalu lintas, baik yang berada di jalan tol dan di arteri, terkendali,” imbuh Agus Suryonugroho terpisah baru-baru ini. (dan)












