INDOPOSCO.ID – Suasana Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta Timur diwarnai banjir pada Sabtu (21/3/2026). Hujan deras yang mengguyur sejak kemarin menyebabkan genangan dengan ketinggian bervariasi antara 30 sentimeter (cm) hingga 80 cm di sejumlah titik.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Mohamad Yohan mengungkapkan, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Ciracas sebanyak 16 RT, Kelurahan Cibubur dan Cipinang Melayu masing-masing enam RT.
Selain itu, banjir merendam Kelurahan Cilangkap dan Dukuh masing-masing lima RT, serta Kelurahan Munjul, Cipinang Muara, dan Pekayon masing-masing dua RT, sementara Kelurahan Ceger dan Baru masing-masing mencatat satu RT.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 46 RT (kebanjiran),” kata Yohan dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (22/3/2026).
Data itu tercatat hingga pukul 10.00 WIB. Di samping itu, banjir melanda wilayah Jakarta Timur dipicu oleh kombinasi hujan deras dan ketidakmampuan sungai dalam menampung debit air sehingga meluap ke pemukiman warga.
“Penyebab (banjir): Curah hujan tinggi, luapan Kali Cipinang, luapan Kali Cilangkap, dan Luapan Kali Sunter,” ujar Yohan.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.
Pihaknya juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. “Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” imbuh Yohan. (dan)









