INDOPOSCO.ID – Ratusan personel gabungan Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pengamanan malam takbiran lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah mulai di sebar.
“Personel gabungan TNI-Polri siap mengamankan perayaan malam takbiran di Lombok Tengah,” kata Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi di Lombok Tengah, Jumat (20/3/2026).
Ia menyampaikan jumlah personel yang dilibatkan dalam pengamanan periode libur arus mudik dan balik lebaran 2026 ini sebanyak 665 personel.
Selain itu, pengamanan liburan lebaran di 154 desa di 12 kecamatan tersebut melibatkan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan keterlibatan masyarakat serta memaksimalkan personel di Polsek jajaran.
“Personel dilibatkan 665 orang,” katanya.
Ia mengatakan keterlibatan masyarakat diharapkan atau badan keamanan desa (BKD) di masing-masing wilayah diharapkan dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman, sehingga masyarakat merayakan lebaran dengan nyaman.
“Kami harapkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di Lombok Tengah,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyambut malam takbiran dengan takbir dan doa di Masjid masing-masing. Selain itu, warga dilarang mengkonsumsi minuman keras maupun narkoba yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Dilarang melakukan balap liar, konvoi dan menggunakan knalpot brong” katanya.
Ia juga berharap kepada para orang tua untuk sama- sama mengawasi anak-anaknya untuk tidak melakukan perang petasan yang dapat membahagiakan diri sendiri dan orang lain.
“Warga kami ingatkan untuk tidak menyalakan petasan atau mencon yang dapat membahayakan dan mengganggu kenyamanan masyarakat selama libur lebaran ini,” katanya
Polres Lombok Tengah menyiapkan lima posko dalam pengamanan periode libur lebaran yang digelar mulai tanggal 13- 25 Maret 2026.
”Selain menyiagakan personel, Polres Lombok Tengah juga mendirikan lima pos pengamanan, yang terdiri dari empat Pos Pengamanan (Pos Pam) dan satu Pos Terpadu,” kata AKBP Eko Yusmiarto.
Kapolres menyampaikan pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta jalur mobilitas tinggi.
”Pos Pengamanan didirikan di Puyung, Bundaran LIA Bandara (Bunlar Bizam), kawasan Mandalika, dan Sepakek. Sementara itu, Pos Terpadu ditempatkan di kawasan Bandara Internasional Lombok (Bizam) untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas penumpang selama periode libur Lebaran,” katanya.
Kapolres menyampaikan bahwa keberadaan pos-pos tersebut tidak hanya difungsikan sebagai titik pengamanan, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, termasuk bagi para pemudik yang membutuhkan bantuan maupun tempat beristirahat.
“Kami telah menyiagakan personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait di sejumlah titik strategis guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Melalui Operasi Ketupat Rinjani 2026 ini, kami berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya. (ney)








