INDOPOSCO.ID – Bulog Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menjamin stok pangan, khususnya beras dan minyak goreng, untuk kebutuhan masyarakat selama periode musim Lebaran 2026 aman dan cukup.
Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq mengatakan pihaknya telah menyuplai pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan MinyaKita secara merata kepada mitra rumah pangan kita (RPK) sebelum libur Idul Fitri atau Selasa (17 Maret 2026).
“Masing-masing RPK, sudah mengambil beras SPHP satu sampai dua ton. Kalau MinyaKita mencapai ratusan dus,” kata Arief di Tanjungpinang, Kamis (19/3/2026).
Menurut Arief, pasokan pangan itu diprediksi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai sepekan ke depan, karena Bulog Tanjungpinang sudah kembali beroperasi pada Rabu (25/3/2026).
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak perlu belanja berlebihan (panic buying) untuk kebutuhan pokok di musim libur Idul Fitri, karena ketersediaan bahan pangan aman, bahkan bertahan sampai tiga bulan ke depan.
Saat ini stok beras SPHP di gudang Bulog Tanjungpinang 2.250 ton, lalu beras premium 2 ton, dan MinyaKita 40 ribu liter.
“Untuk beras SPHP ada penambahan 2.000 ton secara bertahap setelah Lebaran, termasuk MinyaKita,” ucap Arief.
Kepala Bulog memastikan harga beras SPHP dan MinyaKita masih sesuai ketetapan harga pemerintah atau harga eceran tertinggi (HET).
Bulog terus memantau perkembangan harga pangan di RPK, toko, ritel modern sampai maupun pengecer yang bekerja sama dengan Bulog Tanjungpinang.
“Bagi yang melanggar atau menjual harga di atas HET, bis terancam putus kerja sama dengan Bulog bahkan ditutup usahanya,” demikian Arief. (ney)













