“Dan ini merupakan sebuah ikhtiar bersama. Bapak Presiden RI menyampaikan, jika kita bisa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah hadir untuk mereka,” terang AHY.
Senada dengan itu, Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa kehadiran program Mudik Gratis BUMN merupakan bentuk nyata kepedulian negara melalui perusahaan-perusahaan milik negara. Program ini tidak hanya memfasilitasi perjalanan, tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam momen penting seperti Lebaran.
“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” ujar Dony.
Ia juga menyoroti tingginya minat masyarakat yang terus meningkat setiap tahun sebagai indikator kepercayaan terhadap program ini. Selain meringankan biaya transportasi, inisiatif ini dinilai berperan penting dalam mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan selama musim mudik.
“Kami berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan rasa aman dan nyaman,” jelasnya.
Sebagai bagian dari BUMN, Pertamina turut ambil bagian dalam menyukseskan program ini sebagai bentuk komitmen mendukung mobilitas masyarakat yang efisien dan berkelanjutan. Keterlibatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa keikutsertaan perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga mendukung efisiensi energi selama arus mudik berlangsung.
“Pertamina berpartisipasi aktif dalam tiga program mudik, yakni Mudik Bareng Pertamina yang dikelola secara mandiri oleh perseroan, dan dua program mudik sinergi pemerintah yakni Mudik Sektor Energi dan Mudik Gratis BUMN. Secara keseluruhan, Pertamina menyiapkan 167 armada bus untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat menuju lebih dari 25 kota tujuan,” ucap Arya.
Ia menambahkan bahwa rangkaian kegiatan Mudik Bareng Pertamina telah lebih dulu digelar pada 15 Maret 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sebelum dilanjutkan dengan program kolaboratif pada 17 Maret 2026.
Partisipasi Pertamina dalam dua program lainnya, yakni Mudik Sektor Energi dan Mudik Gratis BUMN, juga dipusatkan di Jakarta sebagai titik keberangkatan utama bagi para peserta.
Lebih jauh, Arya menilai bahwa konsep mudik bersama mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju penggunaan transportasi kolektif yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Melalui perjalanan bersama, konsumsi BBM dapat ditekan sehingga lebih hemat energi sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi gas buang. Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung mobilitas rendah karbon serta sejalan dengan upaya pemerintah dalam transisi energi bersih di Indonesia,” jelas Arya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kelancaran program, mulai dari kementerian hingga BUMN lain yang terlibat dalam penyelenggaraan mudik tahun ini.
“Kami berharap seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat, merayakan Idulfitri bersama keluarga, dan kembali dengan kondisi yang sehat dan penuh kebahagiaan,” tambahnya.
Melalui dukungan pada Program Mudik Bersama 2026, Pertamina kembali menegaskan perannya dalam menjaga kelancaran arus mudik nasional sekaligus mendorong efisiensi energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.
Di sisi lain, komitmen perusahaan terhadap target Net Zero Emission 2060 terus diperkuat melalui berbagai program berkelanjutan yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Transformasi yang dijalankan juga menitikberatkan pada tata kelola perusahaan, pelayanan publik, serta penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis, termasuk melalui koordinasi dengan Danantara. (her)









