• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Penyintas Bencana di Desa Babo Aceh Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 18 Maret 2026 - 04:51
in Nusantara
Warga berjalan melintasi jalan di antara tumpukan kayu bekas banjir di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (17/3/2026). ANTARA/Aloysius Lewokeda

Warga berjalan melintasi jalan di antara tumpukan kayu bekas banjir di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (17/3/2026). ANTARA/Aloysius Lewokeda

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Desa Babo, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Khairi Ramadhan mengemukakan sebagian warga penyintas bencana banjir di desa itu kini beralih profesi menjadi buruh kayu sisa banjir untuk memperoleh pendapatan rumah tangga.

“Banyak warga sekarang kerja belah kayu, angkat kayu, jadi buruh kayu gelondongan bekas banjir,” kata Khairi Ramadhan saat ditemui ANTARA di Desa Babo, Selasa (17/3/2026).

BacaJuga:

Tim SAR Bagi Dua Grup Cari Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli

Simak Hasil Kinerja Pengawasan Bea Cukai Palembang Selama Januari-Februari 2026

Bea Cukai Bengkalis Salurkan Hibah BMMN untuk Pesantren dan Panti Asuhan

Dia menjelaskan bahwa warga yang beralih profesi sebagai buruh kayu sebelumnya bekerja di perkebunan sawit milik sendiri maupun perusahaan.

Namun, lahan-lahan sawit tempat mereka bekerja hancur diterjang banjir membuat mereka kehilangan pekerjaan.

Khairi menjelaskan bahwa para warga tidak hanya bekerja sebagai buruh kayu untuk kayu bekas banjir yang berada di desa setempat. Mereka juga bekerja mengangkat kayu-kayu dari desa lain yang diangkut melalui pelabuhan di Desa Babo.

“Kebetulan pelabuhan kami aktif jadi kayu-kayu gelondongan dari atas (desa-desa lain) dihanyutkan ke sini untuk bongkar muat dari sini,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa kayu-kayu bekas banjir biasanya dibelah sebelum dijual ke warga yang selanjutnya dimanfaatkan untuk pembangunan rumah, tempat usaha, dan lainnya.

Selain itu, kayu-kayu gelondongan biasanya disalurkan ke pabrik yang ada di Medan, Sumatera Utara. “Jadi sudah ada pembeli yang memesannya,” katanya.

Dia mengatakan bahwa keputusan warga untuk beralih profesi tersebut terpaksa dilakukan karena tidak ada lahan sawit yang digarap, sementara mereka harus memiliki sumber pendapatan untuk menuju kebutuhan rumah tangga.

Khairi menambahkan, saat ini warga Desa Babo sedang berjuang untuk menata kembali perekonomian yang lumpuh akibat bencana banjir yang terjadi pada 26 November 2025.

Selain bekerja sebagai buruh kayu, sebagian warga juga menjalankan usaha kecil menengah seperti menjual sembako, makanan termasuk berjualan takjil, dan lainnya.

“Memang masih banyak warga yang mengandalkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mereka tetapi banyak juga yang mulai menghidupkan lagi usaha ekonomi mereka,” katanya. (ney)

Tags: banjir aceh tamiangdampak banjir acehdesa babo

Berita Terkait.

Tim-SAR
Nusantara

Tim SAR Bagi Dua Grup Cari Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:06
BKC
Nusantara

Simak Hasil Kinerja Pengawasan Bea Cukai Palembang Selama Januari-Februari 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:25
BMMN
Nusantara

Bea Cukai Bengkalis Salurkan Hibah BMMN untuk Pesantren dan Panti Asuhan

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:04
Kanwil
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Jateng DIJ Setujui Kawasan Berikat PT Carku Daya Indonesia

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:23
Sumur-Bor
Nusantara

Hari Air Sedunia: Sumur Harapan Pertamina Alirkan Kehidupan ke Pelosok Negeri

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:19
Tragedi di Bandung Zoo: Anak Harimau Benggala Usia 8 Bulan Mati
Nusantara

Tragedi di Bandung Zoo: Anak Harimau Benggala Usia 8 Bulan Mati

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:51

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2674 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    708 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.