• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDB Tercatat 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Perkuat Sinergi Data TSA

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31
in Nasional
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (kiri) saat pertemuan daring dengan Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti untuk Perkuat Sinergi Data Matangkan Perhitungan PDB Pariwisata 2025 di Jakarta (16/3/2026)/istimewa

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (kiri) saat pertemuan daring dengan Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti untuk Perkuat Sinergi Data Matangkan Perhitungan PDB Pariwisata 2025 di Jakarta (16/3/2026)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan kontribusi PDB pariwisata merupakan salah satu indikator kinerja utama Kementerian Pariwisata. Sehingga ketersediaan data yang mutakhir menjadi sangat penting dalam mengukur capaian sektor ini. Kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat sebesar 4,67 persen pada tahun 2023, berdasarkan data Tourism Satellite Account (TSA).

“Kontribusi PDB pariwisata merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama Kementerian Pariwisata. Karena itu, ketersediaan data TSA sangat penting dalam mengukur capaian kinerja sektor pariwisata,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti dalam pertemuan daring dengan Kepala BPS di Jakarta, Senin (16/3/2026).

BacaJuga:

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Namun, keterbatasan jeda waktu rilis data sekitar dua tahun membuat angka kontribusi terbaru belum sepenuhnya mencerminkan kondisi terkini sektor pariwisata.

Sebagai langkah antisipatif, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan estimasi sementara kontribusi PDB pariwisata tahun 2025 menggunakan pendekatan sektor-sektor yang terkait langsung dengan aktivitas pariwisata, seperti akomodasi, penyediaan makan dan minum, serta angkutan udara. Berdasarkan pendekatan tersebut, kontribusi PDB pariwisata tahun 2025 diperkirakan mencapai 3,97 persen.

Untuk menjawab tantangan keterlambatan data tersebut, Kementerian Pariwisata terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan ketersediaan data sektor pariwisata yang lebih mutakhir, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan kebijakan nasional.

Menteri Pariwisata berharap BPS dapat mempercepat proses perhitungan kontribusi PDB pariwisata tahun 2025 atau menghadirkan pendekatan statistik alternatif yang memungkinkan pengukuran dilakukan secara lebih terkini.

Dalam mendukung penghitungan tersebut, Kementerian Pariwisata juga mendorong pelaksanaan survei Passenger Exit Survey (PES) yang menjadi komponen penting dalam menghitung pengeluaran wisatawan mancanegara atau inbound tourism consumption, termasuk di executive lounge bandara internasional.

Kementerian Pariwisata juga telah melakukan koordinasi dengan InJourney (Angkasa Pura), 13 bandar udara internasional, serta BPS kabupaten dan kota sebagai pelaksana survei PES.

Koordinasi juga dilakukan dengan pengelola lounge, antara lain IAS Hospitality selaku pengelola Saphire Executive Lounge dan Concordia Executive Lounge, serta Garuda Executive Lounge.

“Pada prinsipnya kedua pihak pengelola executive lounge tersebut telah menyetujui pelaksanaan survei PES. Untuk mekanismenya akan mengikuti alur proses serta ketentuan yang berlaku,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Selain penguatan data PDB pariwisata, Kementerian Pariwisata dan BPS juga menyepakati kerja sama dalam penyusunan statistik tenaga kerja pariwisata tahun 2025 yang rencananya akan diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada akhir Maret 2026.

Penghitungan tenaga kerja pariwisata tahun 2025 tetap menggunakan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2015 untuk menjaga konsistensi dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BPS dalam pengembangan statistik pariwisata nasional, termasuk dalam menyediakan data yang lebih responsif terhadap kebutuhan kebijakan,” kata Menteri Pariwisata.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi langkah Kementerian Pariwisata dalam melakukan estimasi sementara kontribusi PDB pariwisata. Ia menjelaskan TSA Indonesia disusun menggunakan kerangka Tourism Satellite Account: Recommended Methodological Framework (RMF) dan mengacu pada International Recommendations for Tourism Statistics (IRTS), sehingga prosesnya kompleks karena melibatkan berbagai sumber data sektoral.

Amalia menambahkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kini telah ditetapkan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang krusial bagi Indonesia, bahkan telah masuk dalam Indikator Utama Pembangunan dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045.

“Pemerintah menargetkan rasio PDB pariwisata meningkat dari sekitar 4,6 persen pada tahun 2025 menjadi 8 persen pada tahun 2045,” ujar Amalia. (ney)

Tags: Badan Pusat StatistikKementerian PariwisataPDB PariwisataWidiyanti Putri Wardhana

Berita Terkait.

Whoosh
Nasional

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Sabtu, 11 April 2026 - 00:16
Seskab
Nasional

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Jumat, 10 April 2026 - 22:24
Diskusi
Nasional

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Jumat, 10 April 2026 - 22:04
Jaspal
Nasional

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Jumat, 10 April 2026 - 21:23
Prabowo
Nasional

Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah dari Defensif ke Solutif

Jumat, 10 April 2026 - 20:42
Pelantikan
Nasional

Nahkodai Ombudsman, Hery Susanto Fokus Benahi Internal dan Kawal Program Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 19:21

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.