• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Strategi Hemat BBM

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 17 Maret 2026 - 18:28
in Ekonomi
SPBU

Ilustrasi petugas SPBU mengisi BBM ke tangki motor pelanggan di Balikpapan. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah tidak hanya memicu kekhawatiran terhadap stabilitas geopolitik global, tetapi juga berpotensi berdampak pada sektor energi, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke Indonesia.

Situasi ini mendorong berbagai pihak meminta pemerintah segera menyiapkan langkah mitigasi yang komprehensif guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan energi.

BacaJuga:

Ubah Limbah Jadi Proteksi Ekonomi, Program Maggot PLN EPI Raih Platinum CSR Awards

Inovasi Lingkungan Antar PHR Regional 1 Sabet 15 Penghargaan PROPER

BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian-SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Pegiat Perlindungan Konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai pemerintah perlu merespons situasi global tersebut dengan kebijakan yang lebih terukur dan edukatif.

Menurutnya, wacana penerapan work from home (WFH) atau work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah penghematan konsumsi BBM merupakan salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan.

“Walau wacana ini tertinggal dibanding negara lain, dari sisi pengendalian konsumsi langkah tersebut cukup bisa dipahami,” kata Tulus melalui gawai, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa sejumlah negara bahkan telah mengambil langkah lebih jauh dengan mengatur jam kerja berbasis daring, mengurangi hari kerja menjadi empat hari dalam seminggu, hingga menaikkan harga BBM guna menekan konsumsi energi.

Namun demikian, Tulus menilai pemerintah perlu memberikan komunikasi publik yang lebih jelas agar masyarakat tidak diliputi kepanikan.

“Pemerintah harus membuat pernyataan yang lebih edukatif, jangan sampai meninabobokkan masyarakat. Yang dibutuhkan sekarang adalah membangun kebersamaan agar fenomena ini disikapi secara rasional,” jelasnya.

Selain kebijakan penghematan energi, FKBI juga mendorong pemerintah untuk meninjau ulang kebijakan kuota BBM bersubsidi.

Saat ini kuota konsumsi Pertalite bagi kendaraan pribadi mencapai 60 liter per hari. Padahal rata-rata konsumsi BBM kendaraan pribadi secara nasional hanya sekitar 19,5 liter per hari.

“Mereview kuota konsumsi BBM bersubsidi akan lebih kecil dampak sosial ekonominya dibandingkan menaikkan harga BBM,” tutur Tulus.

Ia menekankan bahwa berbagai opsi kebijakan tersebut harus dikaji secara komprehensif agar tidak menimbulkan tekanan baru bagi masyarakat yang saat ini sudah menghadapi beban ekonomi yang cukup berat.

“Berbagai wacana kebijakan tersebut perlu mendapatkan kajian yang mendalam agar tidak berdampak serius terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Di tengah ketidakpastian global, langkah kebijakan yang cepat, terukur, dan komunikatif dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas energi nasional sekaligus meredam kekhawatiran masyarakat. (her)

Tags: BBMFKBIKonflik Timur TengahPasokan BBMtulus abadi

Berita Terkait.

La-Trophi
Ekonomi

Ubah Limbah Jadi Proteksi Ekonomi, Program Maggot PLN EPI Raih Platinum CSR Awards

Jumat, 10 April 2026 - 06:02
PROPER
Ekonomi

Inovasi Lingkungan Antar PHR Regional 1 Sabet 15 Penghargaan PROPER

Kamis, 9 April 2026 - 22:04
SMBC
Ekonomi

BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian-SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 9 April 2026 - 19:41
RPUST
Ekonomi

RUPST OCBC: Laba Rp5,06 Triliun, Transaksi Digital Tembus Rp1.500 Triliun

Kamis, 9 April 2026 - 19:21
TIC
Ekonomi

Dorong Ekonomi Hijau, PTSI-ICDX Bangun Ekosistem REC yang Transparan

Kamis, 9 April 2026 - 18:20
Fesyen
Ekonomi

LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern

Kamis, 9 April 2026 - 18:00

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.