INDOPOSCO.ID – Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj menyatakan, bahwa negaranya saat ini sedang bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) untuk memindahkan semua pertandingan Piala Dunia yang melibatkan Timnas Iran ke Meksiko.
Pernyataan Mehdi Taj dipicu oleh ketegangan geopolitik yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat, yang berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.
Timnas Iran telah memastikan tempat di Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni mendatang, dengan jadwal awal menempatkan dua pertandingan mereka di Los Angeles dan Seattle.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat melontarkan pernyataan bahwa kehadiran Timnas Iran di ajang tersebut kurang tepat, seraya menekankan faktor keselamatan dan keamanan mereka sebagai pertimbangan utama.
“Ketika Trump secara eksplisit menyatakan bahwa ia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan pergi ke Amerika. Kami saat ini sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk menggelar pertandingan Iran di Piala Dunia di Meksiko,” kata Taj dalam unggahan resmi akun X Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Meksiko @IraninMexico, Selasa (17/3/2026).
Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 terancam batal menyusul ketegangan geopolitik yang memuncak setelah serangan Amerika Serikat ke Teheran menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada akhir Februari lalu.
“Mengingat bahwa rezim korup ini (AS) telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujar Menteri olahraga Iran Ahmad Donyamali terpisah seperti dilansir dari Al Jazeera, Rabu (11/3/2026).
Keraguan partisipasi Timnas Iran juga sempat disampaikan Presiden Presiden FFIRI Mehdi Taj dalam Piala Dunia 2026, namun pihaknya tidak mengatakan bahwa tim tersebut akan memboikot turnamen tersebut.
“Setelah serangan ini [terhadap Iran], kita tidak bisa diharapkan untuk menantikan Piala Dunia dengan harapan,” imbuh Mehdi Taj. (dan)










