INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Muhammad Zulfikar Suhardi, mendesak Kementerian Pertanian (Kementan) untuk segera melakukan langkah mitigasi guna menghadapi ancaman musim kemarau ekstrem tahun ini.
Ia menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana agar ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah cuaca yang diprediksi lebih panjang dari biasanya.
Oleh karena itu, pemerintah diminta dapat mempersiapkan penguatan serta optimalisasi bendungan, perbaikan jalur irigasi, embung, hingga manejemen dan pemerataan distribusi air untuk seluruh areal petani.
“Karena persoalan air ini sangat penting, saya turun ke lapangan kendala yang sering dikeluhkan adalah soal air, ada bendungan yang jalur airnya hanya sampai pada titik-titik tertentu,” kata Zulfikar Suhardi dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Ia memperingatkan pemerintah bahwa ketidakmerataan aliran air pada sawah warga berpotensi memicu kecemburuan sosial, sehingga langkah antisipasi sangat diperlukan agar konflik di masyarakat tidak terjadi.
“Ini perlu perhatian karena pasti akan menimbulkan kecemburuan di masyarakat karena ada yang sawahnya dialiri air dan ada yang tidak,” ucap Politikus Partai Demokrat itu.
Selain itu, pemerintah perlu mendorong masyarakat mengalihkan menanam tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi ekstrem. Tanaman yang ditanam sebaiknya tidak membutuhkan sumber air yang banyak tapi tetap punya nilai ekonomis.
“Kemudian pemerintah juga harus menyiapkan bibit/benih unggul yang tahan terhadap kondisi tertentu serta distribusi pupuk yang lebih tertata,” imbuh legislator asal Sulawesi Barat itu. (dan)











