INDOPOSCO.ID – Kinerja gemilang ditorehkan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sepanjang 2025. Emiten tambang emas tersebut melaporkan lonjakan laba bersih hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong kenaikan produksi dan harga emas global yang terus menguat.
Dalam laporan keuangan audit 2025, BRMS mencatat pendapatan sebesar USD249 juta atau naik 54 persen secara tahunan, laba usaha USD93 juta meningkat 118 persen, serta laba bersih mencapai USD50 juta atau tumbuh 99 persen dibandingkan 2024.
Direktur and Chief Financial Officer BRMS Charles Gobel menjelaskan, pertumbuhan kinerja didorong oleh dua faktor utama, yakni peningkatan produksi emas sebesar 11 persen serta kenaikan harga jual emas hingga 38 persen dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT Citra Palu Minerals, Damar Kusumanto, mengatakan perusahaan telah mengantisipasi penurunan kadar emas pada bijih yang diproses pada kuartal IV 2025 hingga kuartal I 2026 akibat operasi pushback di area tambang.
Meski menghadapi tantangan tersebut, perusahaan tetap mampu memproduksi sekitar 72 ribu troy ounce emas sepanjang 2025, meningkat 11 persen dari produksi tahun sebelumnya. Setelah proses pushback selesai, perusahaan berharap dapat kembali menambang bijih berkadar emas lebih tinggi mulai kuartal II 2026.
“Harapannya kami bisa mencapai sekitar 80 ribu troy ounce produksi emas pada 2026,” jelas Damar dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Direktur Utama and Chief Executive Officer BRMS Agus Projosasmito mengungkapkan sejumlah proyek strategis tengah berjalan untuk mendongkrak produksi ke depan. Salah satunya peningkatan kapasitas salah satu pabrik emas dari 500 ton menjadi 2 ribu ton bijih per hari, yang ditargetkan rampung pada kuartal IV 2026.
Selain itu, BRMS juga menyiapkan pengembangan tambang bawah tanah dengan kadar emas tinggi sekitar 3,5-4,9 gram per ton, yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2027.
Langkah ekspansi tersebut diproyeksikan akan mendorong lonjakan produksi emas perusahaan pada 2027 hingga 2028, sekaligus memperkuat posisi BRMS sebagai salah satu produsen emas domestik utama.
Dengan kombinasi harga emas yang solid, peningkatan kapasitas produksi, serta pengembangan tambang baru, prospek kinerja BRMS dalam beberapa tahun ke depan dinilai tetap positif. (srv)












