INDOPOSCO.ID – Upaya menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan vokasi terus diperkuat. Di momentum Ramadan 2026, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), menggelar sarasehan sekaligus buka puasa bersama puluhan SMK binaan sebagai langkah konkret mencetak lulusan siap kerja di sektor otomotif.
Kegiatan bertajuk “Sarasehan” tersebut berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jaya Buana, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Acara ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi strategis antara dunia industri dan pendidikan dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
Bersama PT Astra Honda Motor (AHM), WMS memanfaatkan bulan suci untuk mempererat kolaborasi dengan sekolah mitra. Hubungan yang solid antara industri dan institusi pendidikan dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja.
Head of Technical Service Department (TSD) PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, menegaskan bahwa kemitraan ini tidak berhenti pada kerja sama formal semata.
“Hubungan antara industri dan pendidikan vokasi tidak hanya sebatas kerja sama formal, tetapi juga bagaimana kita mampu mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Sebanyak 56 SMK binaan dari wilayah Jakarta dan Tangerang hadir melalui perwakilan kepala program studi (kaprodi) serta guru. Kehadiran mereka menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi program pembinaan vokasi Teknik Sepeda Motor (TSM) yang selama ini dijalankan bersama Honda.
Selain silaturahmi, forum ini juga dimanfaatkan untuk membahas perkembangan program pembinaan, kebutuhan kompetensi terbaru di industri otomotif, hingga tantangan pendidikan vokasi ke depan. Para pendidik mendapatkan gambaran langsung mengenai standar keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, sehingga kurikulum dan proses pembelajaran dapat disesuaikan.
General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin, yang turut hadir menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara industri dan sekolah. Menurutnya, peningkatan kualitas vokasi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat program Sinergi Bagi Negeri (SBN) yang diusung Honda. Melalui program tersebut, perusahaan konsisten memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, mulai dari pengembangan kurikulum berbasis industri, pelatihan guru, hingga peningkatan kompetensi siswa.
WMS sendiri secara berkelanjutan membina jaringan SMK mitra melalui dukungan fasilitas praktik, pelatihan teknis, serta program penguatan kompetensi. Upaya ini ditujukan untuk membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi otomotif yang semakin pesat.
Melalui sarasehan ini, sinergi antara AHM, WMS, dan sekolah binaan diharapkan semakin kuat—tidak hanya dalam konteks akademik, tetapi juga hubungan emosional dan komunikasi yang lebih terbuka.
“Dengan kolaborasi yang semakin solid, kami optimistis SMK binaan Honda di Jakarta–Tangerang dapat melahirkan generasi unggul dan meraih prestasi lebih baik di berbagai kompetisi vokasi,” tutup Benedictus.
Penguatan pendidikan vokasi dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki mental, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja modern. (srv)








