• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

SPHP hingga GPM Digeber, Pemerintah Amankan Pasokan Pangan Jelang Lebaran

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 16 Maret 2026 - 13:45
in Ekonomi
ilustrasi - Warga antre membeli bahan pangan murah saat Gerakan Pangan Murah di Asem Raya, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026). Foto: Antara

ilustrasi - Warga antre membeli bahan pangan murah saat Gerakan Pangan Murah di Asem Raya, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memperkuat berbagai langkah untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau. Melalui koordinasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama sejumlah mitra, beragam program intervensi pangan terus digulirkan sejak sebelum Ramadan dan akan berlangsung hingga Lebaran 2026.

Upaya ini dilakukan untuk meredam potensi lonjakan harga bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas pasokan di berbagai daerah. Beberapa program utama yang dijalankan antara lain Gerakan Pangan Murah (GPM), Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, serta mobilisasi stok lewat Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat yang membutuhkan.

BacaJuga:

Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026

3.702 Boks Pakaian Dalam PT Busana Agracipta Remaja 1 Meluncur ke Jepang dan Jerman

EMP Temukan Sumber Minyak Baru di Riau, Gas Bentu Ikut “Hidup” Lagi

“Sesuai arahan Kepala Bapanas Bapak Andi Amran Sulaiman, stok pangan nasional kita aman dan memadai. Jadi pemerintah memastikan berbagai program intervensi pangan terus dilakukan sampai Lebaran untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keteranganya, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, intervensi pangan bukan sekadar menjaga harga tetap stabil, tetapi juga membuka akses pangan yang lebih luas bagi masyarakat. Program ini dirancang untuk menjembatani wilayah yang mengalami surplus produksi dengan daerah yang kekurangan pasokan.

Selain itu, intervensi tersebut juga diharapkan dapat menjadi penopang daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah yang membutuhkan dukungan di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi selama Ramadan hingga Lebaran.

“Tentu tidak hanya GPM, SPHP juga berjalan untuk beras. Kemudian juga FDP kita lakukan. Tatkala ada yang mahal dan ada sumber pasokan yang banyak, kita akan lakukan distribusi. Artinya tidak hanya GPM, FDP ada, SPHP ada. Bahkan ada bantuan pangan yang diperuntukkan bagi 33,2 juta keluarga dan akan diberikan di bulan Maret ini sekaligus,” jelas Ketut.

Pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat bekerja bersama pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga pelaku usaha pangan untuk memperluas jangkauan distribusi pangan murah di berbagai wilayah.

“Tentu program intervensi pangan tidak akan hanya dilakukan oleh pusat, turut pula dilakukan oleh pemerintah daerah juga. Semua mengkolaborasikan agar kebutuhan masyarakat akan pangan tak terkendala. Nah, mudah-mudahan ini juga sebagai bagian daripada pengendalian inflasi,” jelas Ketut.

Sepanjang Maret 2026, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah telah digelar 789 kali di 24 provinsi dan 153 kabupaten/kota. Dalam beberapa kegiatan, pemerintah juga menghadirkan GPM khusus yang menyediakan daging ayam beku kualitas premium dengan harga mengikuti Harga Acuan Penjualan (HAP).

Sementara itu, program SPHP beras yang dijalankan oleh Perum Bulog juga terus berjalan. Hingga 13 Maret, realisasi penjualan beras SPHP pada bulan ini telah mencapai 19,5 ribu ton. Untuk tahun 2026, masyarakat dapat membeli maksimal 5 kemasan beras ukuran 5 kilogram, dengan alternatif kemasan 2 kilogram yang dapat dibeli hingga 2 kemasan.

Di sisi lain, program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) juga dimanfaatkan untuk menyalurkan komoditas dari daerah surplus ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan. Hingga Maret, total distribusi telah mencapai 13.916 kilogram, terdiri dari cabai rawit merah 5.590 kg, sapi hidup 5.126 kg, beras 2.000 kg, serta Minyakita 1.200 liter.

Sejumlah wilayah yang menjadi tujuan distribusi antara lain Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Pasar Induk Kramat Jati Jakarta, Lombok Tengah dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Kepulauan Riau.

Selain itu, pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng sejak minggu pertama Maret. Hingga 14 Maret, sebanyak 232.076 penerima telah mendapatkan paket bantuan tersebut. Total bantuan yang telah disalurkan mencapai 4,64 juta kilogram beras dan 928,3 ribu liter minyak goreng.

“Gencarnya program intervensi pangan yang dilaksanakan pemerintah ini tidak lepas dari kokohnya stok pangan nasional,” tambahnya. (her)

Tags: BapanasGerakan Pangan Murahidul fitriPasokan Pangan

Berita Terkait.

Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026
Ekonomi

Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13
Ekspor
Ekonomi

3.702 Boks Pakaian Dalam PT Busana Agracipta Remaja 1 Meluncur ke Jepang dan Jerman

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45
KKS-Malacca-Strait
Ekonomi

EMP Temukan Sumber Minyak Baru di Riau, Gas Bentu Ikut “Hidup” Lagi

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:34
Bhima
Ekonomi

Celios Prediksi Ekonomi Tumbuh 5,05 Persen Berkat Musim Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:12
KPK Kembalikan Eks Menag Yaqut ke Rutan, MAKI: Jangan Main-Main!
Ekonomi

KPK Kembalikan Eks Menag Yaqut ke Rutan, MAKI: Jangan Main-Main!

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:14
Menkomdigi
Ekonomi

Menkomdigi Ungkap Kecepatan Internet Bali Capai 105 Mbps

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:13

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.