INDOPOSCO.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi penyiraman air keras terhadap aktivis pembela HAM Andrie Yunus guna mengidentifikasi pelaku. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (12/6/2026) malam.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Polisi Iman Imanuddin mengatakan rekaman kamera pengintai diperiksa mulai dari titik keberangkatan pelaku hingga ke tempat persembunyiannya.
“Ada 86 titik kamera pengawas yang kami ambil sehubungan dengan titik-titik di mana diduga para pelaku penyiraman ini berangkat dan kembalinya,” kata Iman di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Ia merinci total data rekaman berasal dari puluhan titik kamera milik instansi pemerintah (ETLE, Diskominfo, dan Dinas Perhubungan), ditambah dengan sebagian lainnya merupakan titik CCTV kiriman warga.
“Ada tujuh titik kamera pengawas atau CCTV yang diambil dari sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik,” ujar Iman.
“Kemudian ada 27 titik yang kami ambil dari Diskominfo, kemudian ada delapan titik yang kami ambil dari Dinas Perhubungan. Kemudian ada 44 titik CCTV dari warga,” tambahnya.
Kendati demikian, penyidik mengaku belum mengambil tindakan upaya paksa karena masih fokus mendalami fakta hukum berdasarkan analisis CCTV serta data jaringan komunikasi.
“Sampai dengan hari ini kami belum melakukan upaya paksa. Kami masih terus melakukan pendalaman fakta hukum berdasarkan analisis CCTV dan jaringan komunikasi yang kami peroleh,” jelas mantan Kapolres Tangerang Selatan itu.
Polisi menaikkan status kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus ke tahap penyidikan. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar (AKBP) Roby Hery Saputra membenarkan hal tersebut.
“Sudah (naik sidik),” tutur Roby terpisah saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Diketahui, Andrie Yunus mengalami luka bakar hingga 24 persen di sekujur tubuhnya. Luka bakar serius meliputi area wajah, dada, tangan kanan dan kiri, serta bagian mata. (dan)








