• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Minta Satgas Saber Tindak Penjual Daging di Atas HAP

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 12 Maret 2026 - 22:01
in Nasional
Pedagang daging di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026). Foto : Antara/Siti Nurhaliza

Pedagang daging di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026). Foto : Antara/Siti Nurhaliza

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah membantah harga daging kerbau jauh di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) konsumen Rp80.000/kg dan meminta masyarakat melaporkan toko atau pedagang yang menjual di atas HAP ke Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) agar ditangkap.

Pada saat yang sama, harga daging sapi segar di pasar juga bergerak naik, bahkan sudah ditawarkan sebesar Rp140.000-Rp150.000/kg atau sudah melewati ambang batas HAP di tingkat konsumen.

BacaJuga:

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

Perkuat Pelindungan PMI, KP2MI Sediakan Layanan Telekonseling Kesehatan Mental

ISST Ke-6, UT Perkuat Riset Mahasiswa dan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

“Kalau ada toko yang menjual daging kerbau beku tidak sesuai HAP, laporkan saja ke tim Satgas Saber. Biar mereka ditangkap,” tegas Dijen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Suganda kepada wartawan di sela acara buka puasa bersama Menteri Pertanian di Kementan, Rabu malam (11/3/2026).

Hal itu ditegaskan Agung menanggapi Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) yang mengritik pemerintah berlaku tidak adil dalam pengawasan harga penjualan daging sapi dan membiarkan harga daging kerbau impor lepas tak terkendali jauh di atas HAP.

“Pemerintah berlaku tidak adil dalam melakukan pengawasan harga pangan, terutama daging sapi. Daging kerbau impor yang harganya sudah melambung dan melanggar peraturan Badan Pangan Nasional malah dibiarkan saja,” kata Ketua Umum JAPPDI, Asnawi di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Klaim Asnawi memang terlihat dari pantauan harga di Panel Harga Bapanas. Bahkan, pada Kamis (12/3/2026), harga rata-rata daging kerbau beku mencapai Rp114.385/kg atau hampir 43% dari HAP Rp80.000/kg. Sementara rata-rata harga daging sapi murni juga sudah mencapai batas atas HAP sebesar Rp140.000/kg.

Menurut Agung harga daging kerbau yang terjangkau sebesar Rp80.000/kg ada di kios atau toko dengan spanduk khusus pemberitahuan penjualan daging kerbau terjangkau.

“Daging kerbau beku ini biasanya dijual di kios-kios yang punya spanduk atau tulisan harga daging kerbau terjangkau,” kata Agung.

Salah satu spanduk itu memang ditemui di jaringan Toko Daging Nusantara — yang memberitahukan penjualan daging kerbau beku program pemerintah seharga Rp79.900/kg.

Namun, harga tersebut tidak ditemukan di dalam toko yang berlokasi di Pasar Rebo, Cipayung, Jakarta Timur. Yang ada justru harga Daging Kerbau Kita dengan bandrol harga Rp101.000/kg. Yang paling murah adalah daging kerbau trimming dalam kemasan, meski masih di atas HAP, dengan bandrol Rp96.000/kg.

Bantahan tingginya harga daging kerbau juga dikemukakan Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi. Bahkan, katanya, tidak benar JAPPDI membeli daging kerbau beku di Berdikari senilai Rp90.000/kg.
“Tidak ada itu kita jual daging kerbau beku di atas Rp80.000/kg,” tegasnya.

Menurut dia, yang ditemui di sela acara buka puasa bersama Mentan, pihaknya sempat menghubungi Asnawi untuk mempertanyakan klaim pembelian JAPPDI. “Jadi, sempet ditelepon oleh staf saya dan Pak Asnawi sampai minta maaf. Jadi, tidak ada itu harga seperti yang dikatakan,” tandasnya.

Sebelumnya, Asnawi memang mengaku JAPPDI berhasil membeli daging kerbau India dari Berdikari sebanyak 8 ton. Hanya saja, pihaknya harus menebus daging India itu Rp90.000/kg. Harga beli itu jelas di atas HAP di tingkat konsumen. Jika harga daging kerbau di tingkat distributor saja sudah jauh di atas patokan HAP, maka tidak heran jika di tingkat konsumen pun harga pasti lebih tinggi lagi. “Ini jelas sudah kejahatan ekonomi,” tandas Asnawi.

Maryadi menegaskan, sebagai BUMN, Berdikari tidak bisa menjual daging kerbau yang jadi penugasan pemerintah di atas harga yang digariskan. “Kami ini diaudit oleh BPK. Meskipun tidak ada pidananya, tapi kalau jual di atas harga, pasti kami diminta mengembalikan,” paparnya.

Penjelasan Maryadi juga didukung dan diperkuat oleh ID Food, holding pangan yang membawahi Berdikari dan lima eks BUMN lainnya. Menurut Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia (ID Food), Ghimoyo, BUMN tidak mungkin menjual daging yang jadi penugasan pemerintah di atas harga acuan.

Hanya saja, dia mengaku jika barang sudah dikirim ke pembeli, maka sulit mengontrol harga. “Kita kan tidak tahu barang yang kita delivery sampai berapa tangan. Itu sudah di luar kontrol kami,” paparnya.

Maryadi mengaku memang pihaknya melepas daging kerbau maupun sapi beku kepada 13 distributor. Seperti dikatakan Asnawi, JAPPDI semula tidak bisa memperoleh daging kerbau di Bardikari dengan alasan habis dan disarankan membeli ke distributor yang sudah ada.

Belakangan baru dia bisa membeli daging kerbau beku eks India itu sebanyak 8 ton, tapi dengan harga Rp90.000/kg atau senilai Rp720 juta.

Dirjen PKH Agung Suganda berupaya meredam kisruh harga daging sapi dan kerbau beku ini dengan mengungkapkan bahwa Bapanas akan memanggil Berdikari pada Kamis (12/3/2026). “Besok BUMN yang ditugaskan untuk impor daging sapi dan kerbau akan dipanggil Bapanas. Pertama Berdikari dulu, nanti berikutnya PT PPI. Tapi masih menunggu telepon deputi,” ungkapnya.

Hanya saja, ketika hal ini ditanyakan ke Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, dia mengaku tidak tahu.

“Saya belum dapat informasi tentang itu, dan saya malah baru tahu dari Anda,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu harga daging sapi segar di pasar juga terus bergerak naik. Di Pasar Kramat Jati, pasar tradisional berskala regional, pedagang melepas daging di kisaran Rp140.000-Rp150.000/kg.

“Harga akan terus naik sampai jelang lebaran dan bisa Rp160.000/kg seperti tahun lalu,” ujar Yendri, pedagang daging.

Ditanya apakah tidak khawatir dengan Satgas Saber karena menjual daging Rp150.000/kg atau di atas HAP, dia lugas mengatakan, “mereka mau kasih makan saya? Saya jual daging memang sudah mahal,” tandasnya.

Apalagi, kondisi ekonomi juga membuat permintaan daging tidak seperti tahun lalu dan konsumen juga sudah banyak yang beralih membeli daging lewat lokapasar (marketplace).

Kenaikan harga juga dikeluhkan seorang konsumen saat membeli daging di Pasar Ciracas milik Perumda Pasar Jaya.

Menurut Ibu Tejo, dia sempat ditawari harga daging Rp150.000/kg. “Tapi setelah ditawar akhirnya bisa dikasih Rp140.000/kg,” katanya sambil menunggu pesanan daging sebanyak 3 kg.

Sementara pedagang daging lainnya, Yana mengaku harga daging sapi memang akan terus bergerak naik sampai jelang lebaran. Saat ini dia melepas harga daging untuk rendang Rp140.000/kg. (srv)

Tags: dagingKementankerbau

Berita Terkait.

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam
Nasional

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:15
Perkuat Pelindungan PMI, KP2MI Sediakan Layanan Telekonseling Kesehatan Mental
Nasional

Perkuat Pelindungan PMI, KP2MI Sediakan Layanan Telekonseling Kesehatan Mental

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:45
ISST Ke-6, UT Perkuat Riset Mahasiswa dan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat
Nasional

ISST Ke-6, UT Perkuat Riset Mahasiswa dan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:06
Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Eni di 3 Wilayah Kerja Migas Kalimantan Timur
Nasional

BPDP Bekali 5 Ribu Penerima Beasiswa 2026 untuk Perkuat SDM Perkebunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:25
Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan
Nasional

Tiba di Tanjung Priok, Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Peroleh Pembebasan Bea Masuk

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:07
Bedah RUU Perampasan Aset, Pakar Hukum Ingatkan 6 Pagar Pelindung
Nasional

Bedah RUU Perampasan Aset, Pakar Hukum Ingatkan 6 Pagar Pelindung

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:15

OLAHRAGA

Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak
Olahraga

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Editor Laurens Dami
Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55

INDOPOSCO.ID — Momen haru dan penuh semangat mewarnai pelepasan kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Banten. Gubernur Banten Andra Soni...

SelengkapnyaDetails
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17
Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan 2026, Tim Putri Cetak Threepeat

Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan 2026, Tim Putri Cetak Threepeat

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10
Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.