• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenag Ajak Gen Z Lintas Negara Bahas Kampus Go Global dan Kurikulum Berbasis Cinta di Ramadan

Dilianto - Editor Dilianto -
Minggu, 8 Maret 2026 - 14:04
in Nasional
amien

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis), Kemenag Amien Suyitno. Foto: Dokumen Kemenag

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Internasionalisasi kampus kini menjadi salah satu prioritas utama Kementerian Agama (Kemenag) dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis), Kemenag Amien Suyitno dalam keterangan, Minggu (8/3/2026).

BacaJuga:

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Ia menuturkan, salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah program fast track, yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 dalam waktu 5 tahun.

“Program ini dirancang untuk mahasiswa berprestasi, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan dukungan skema beasiswa khusus,” jelas Suyitno.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, memperkenalkan konsep Love-Based Curriculum (Kurikulum Berbasis Cinta/KBC) sebagai salah satu inovasi pendidikan dari Kementerian Agama.

Kurikulum ini, menurutnya, menempatkan nilai spiritual sebagai fondasi utama pendidikan. Dimulai dari kecintaan kepada Tuhan yang kemudian diwujudkan dalam kepedulian terhadap manusia dan alam semesta.

“KBC dirancang untuk memperkuat akal sekaligus rohani, sehingga manusia mampu mengelola emosi dan membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Sahiron.

Ia menambahkan, konsep ini tidak menggantikan kurikulum yang sudah ada, tetapi menyisipkan nilai spiritualitas dalam proses pembelajaran agar pendidikan melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter.

Di tempat yang sama, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Ridwan, memaparkan ambisi kampusnya melalui tagline “Kampus Desa Mendunia.” Saat ini UIN Saizu, menurutnya, telah menjadi rumah bagi 56 mahasiswa asing dari 17 negara, dan menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga 117 mahasiswa internasional pada tahun 2027.

Untuk mencapai target tersebut, kampus tengah melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pengajuan penilaian QS Stars dengan target tiga bintang, persiapan masuk QS World University Rankings, hingga rencana mengikuti pemeringkatan Times Higher Education (THE) pada 2027.

Tak hanya itu, UIN Saizu juga memperluas kolaborasi global melalui program international teaching yang melibatkan dosen dari 22 negara serta menjalankan 10 riset internasional sepanjang tahun ini.

Diketahui, generasi Z dari berbagai negara berkumpul di Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto dalam talkshow bertajuk “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara”, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang digelar Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama ini menjadi ruang dialog tentang masa depan pendidikan tinggi Islam yang semakin mendunia. Forum ini tidak hanya mempertemukan mahasiswa lokal dan internasional, tetapi juga membahas strategi besar internasionalisasi kampus serta penguatan nilai spiritual dalam kurikulum pendidikan tinggi. (nas)

Tags: Gen ZkemenagRamadan 2026

Berita Terkait.

Whoosh
Nasional

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Sabtu, 11 April 2026 - 00:16
fb
Nasional

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Jumat, 10 April 2026 - 22:44
Seskab
Nasional

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Jumat, 10 April 2026 - 22:24
Diskusi
Nasional

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Jumat, 10 April 2026 - 22:04
Jaspal
Nasional

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Jumat, 10 April 2026 - 21:23
Prabowo
Nasional

Dari Defensif ke Solutif, Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah

Jumat, 10 April 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.